Usaha Musiman Yang Dikenal Menguntungkan

Anda tentu mengenal dengan usaha musiman. ya, usaha yang di jalankan hanya jika sedang mengalami musim tertentu saja. Misalnya saja saat di bulan puasa, saat menjelang tahun baru, saat musim buah tertentu, dan lain sebagainya.

Sekilas bisnis tersebut terlihat tidak begitu bisa menghasilkan keuntungan karena ada yang menganggap bisnis itu harus di lakukan secara konsisten atau berkelanjutan, tetapi itu tidak berlaku untuk semua usaha, karena ada usaha musiman yang sudah di kenal bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan besar.

Dan usaha tersebut dari tahun ke tahun semakin banyak peminatnya, di karenakan mendapatkan kabar dari mulut kemulut bahwa usaha tersebut menjajanjikan keuntungan yang besar. Apa sajakah usaha musiman yang di maksud, berikut ulasannya :

1. Berjualan Hewan Qurban

Mayoritas penduduk di Indonesia adalah beragama Islam, dan pada waktu idul adha tiba para muslim di seluruh dunia yang mampu di wajibkan untuk memotong hewan qurban. Maka tidak ayal kebutuhan akan hewan yang umum di pakai kurban di indonesia mengalami pelonjakan permintaan yang signifikan. Bukan hanya itu, harga hewan yang di perjual belikan pun bisa naik berkali-kali lipat dari harga biasanya.

usaha musiman

Bagi pengusaha yang sudah biasa menjalankan usaha musiman berjualan hewan untuk kurban seperti kambing dan sapi akan memanfaatkan moment ini sebaik-baiknya, bahkan ada yang sudah bersiap memelihara hewan anakannya untuk di jual di tahun-tahun berikutnya.

Selain itu untuk menjalankan usaha ini bisa juga dengan menggunakan cara menjadi pengepul dari para peternak di kampung-kampung. Caranya dengan memberikan modal kepada peternak untuk di belikan anakan hewan, yang nantinya akan kita jual dan di bagi hasil di saat musim kurban tiba.

2. Keperluan Menjelang Lebaran Idul Fitri

Masih berhubungan dengan banyaknya umat muslim di Indonesia, moment lebaran bisa jadi waktu yang di tunggu-tunggu oleh para pelaku bisnis musiman. Sebabnya ada barang-barang yang permintaan nya melonjak di saat waktu tersebut.

Sebut saja kue kering yang biasa di perlukan untuk moment berkumpul bersama keluarga di saat lebaran, pakaian baru yang umum di kenakan para muslim untuk menyambut hari lebaran, dan juga aneka kuliner yang umum di santap pada saat menjelang lebaran atau pada saat bulan puasa.

Barang-barang yang di sebutkan di atas akan mengalami peningkatan permintaan berkali-kali lipat di bandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Dan banyak para pelaku usaha musiman yang sukses meraih keuntungan yang besar dengan menjajakan sebagian dari barang tersebut.

3. Keperluan Menjelang Tahun Baru

Berikutnya adalah usaha yang bisa di jalankan di saat menjelang tahun baru, di waktu seperti ini usaha musiman seperti menjual parsel, perlengkapan untuk pesta pergantian tahun seperti kembang api, trompet dan lain-lain akan semakin banyak peminatnya.

Baca juga artikel Ide Bisnis Menjelang Tahun Baru

Meski hanya terjadi dalam kurun waktu setahun sekali, bagi pelaku usaha yang sudah mencicipi manisnya keuntungan di dalam moment ini, merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu. Bagi mereka bisnis ini menjadi moment untuk memperoleh omset sebesar mungkin sebagai bekal menjalankan bisnis musiman lainnya.

4. Berjualan Merchandise souvenir Piala Dunia

Piala dunia yang hanya terjadi dalam kurun waktu 5 tahun sekali ternyata bisa memberkan keuntungan bagi pelaku bisnis musiman yang menjajakan aneka ragam souvenir yang bertemakan piala dunia tersebut. Meski pada saat di luar moment tersebut juga cukup banyak peminatnya, seperti baju jersey bola, dan souvenir club bola yang di favoritkan.

Baca juga artikel Peluang Usaha Jualan Baju Jersey Bola

5. Buah Musiman

Buah-buahan yang mengalami masa panen pada waktu tertentu, yang banyak di sukai adalah Durian, Klengkeng, Rambutan, Mangga dan lain-lain. oleh sebab masa panennya hanya pada waktu tertentu buah-buah ini akan banyak peminatnya di saat waktu panen buah tersebut tiba.

Yang paling di untungkan dari usaha musiman ini adalah para agen yang memasok keperluan buah ke kios-kios yang menjajakan kepada konsumen langsung. Mereka biasanya bekerjasama dengan para petani buah yang terdapat di desa-desa penghasil buah tersebut. Dengan membeli secara borongan akan didapatkan harga yang begitu murah, dari situlah mereka mendapatkan keuntungan yang besar.