Persiapkan, Usaha ini Akan Meningkat Pesat di Ibu Kota Baru

Sudah bukan menjadi sebuah wacana, pemindahan ibu kota dari semula di Jakarta akan dipindahkan ke Kalimatan Timur tepatnya di kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Keputusan tersebut telah di resmikan oleh presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Tak ayal, kabupaten terpilih tersebut pastinya akan mengalami perubahan yang sangat besar dari segi pertumbuhan ekonomi karena akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia.

Beberapa jenis usaha diprediksi akan terkena dampak peningkatan permintaan dengan adanya pemindahan ibu kota ini, apa saja jenis-jenis usaha tersebut ? Berikut adalah beberapa diantaranya.

Usaha ini Akan Meningkat di Ibu Kota Baru

Usaha Penginapan dan Kos-kosan

Dengan adanya pemindahan pemerintahan tersebut tentu sebagian besar Pegawai Negri Sipil yang dahulu berdinas di Jakarta akan turut serta di boyong untuk bertugas di sana.

Sebelum mereka memiliki tempat tinggal permanen kemungkinan besar kos-kosan atau penginapan sementara akan menjadi sasaran untuk mendukung kepentingan tugasnya.

Atas dasar hal tersebut maka bisnis kosan, penginapan, kontrakan ataupun hotel-hotel disekitar ibu kota baru diprediksi akan kebanjiran pelanggan.

Usaha Makanan dan Minuman

Jumlah Pegawai Negri Sipil yang kemungkinan akan mengemban tugas di ibu kota baru diperkirakan hingga 1 juta orang, pastinya kebutuhan utama berupa makanan dan minuman akan melonjak permintaannya.

Bisnis kuliner dipastikan akan lebih dibutuhkan dengan adanya penambahan jumlah penduduk disana. Bagi anda yang telah melakoni usaha bidang ini di daerah tersebut ataupun anda yang tertarik untuk memulai bisnis ini disana ada baiknya persiapkan strategi untuk bersaing mendapatkan pelanggan mulai dari sekarang.


Baca Juga Usaha Makanan Ringan Dengan Modal Kecil

Bisnis Transportasi

Sebagai wilayah pusat pemerintahan nantinya kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara akan menjadi lokasi yang lebih sibuk dibanding sebelumnya. Hilir mudik para pegawai pemerintahan yang berdinas akan mewarnai jalan-jalan utama dalam setiap harinya.

Bisnis transportasi seperti angkutan umum dan transportasi online akan menjadi pilihan untuk mereka yang hendak bepergian tanpa menggunakan kendaraan pribadinya.

Pedagang Kebutuhan Sehari-hari

Usaha-usaha yang menjajakan berbagai kebutuhan untuk sehari-hari seperti warung dipinggir jalan, grosir sembako, alat rumah tangga, hingga penjual pulsa, tentunya juga tidak akan luput dari kenaikan permintaan. Pasalnya jumlah penduduk di daerah tersebut akan mengalami peningkatan.

Bisnis Bahan Bangunan

Berbagai jenis properti akan mulai didirikan untuk membangun ibu kota baru menjadi pusat pemerintahan, pembangunan gedung perkantoran hingga perumahaan untuk penduduk pendatang akan segera dibangun agar oprasionalnya dapat berjalan dengan lancar.

Mengutip dari Kompas.com lahan yang dipersiapkan untuk kebutuhan ibu kota baru tersebut mencapai 225.000 Hektare luasnya. Berbagai bahan bangunan pastinya akan menjadi barang yang sangat dibutuhkan untuk membangun area tersebut, bisnis toko bangunan bisa menjadi ladang yang tepat untuk menghasilkan keuntungan.

Baca Juga Kota-kota Terkaya Di Indonesia Selain Jakarta

Meski pemindahan ibu kota ini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat, mempersiapkan bisnis-bisnis diatas yang kemungkinan akan mengalami peningkatan permintaan tidak ada salahnya jika dilakukan dari sekarang. Terlebih akan banyak para pebisnis yang melirik peluang-peluang ini memungkinkan tingkat persaingan bisa terjadi dengan ketat, maka persiapkan strateginya dari sekarang.