Trik Jitu Mengatur Display Produk Di Toko

Anda sedang menjalankan usaha jualan berbentuk sebuah toko, jenisnya bisa apa saja seperti toko retail yang menjual produk langsung kepada konsumen. Tahukah anda bahwa dalam pengaturan tata letak produk display di dalam toko ada itu ada triknya agar bisa lebih di lirik konsumen ?

Sebagai contoh, saat kita berbelanja di dalam minimarket, swalayan dan sejenisnya, seringkali kita tidak menyadari bahwa banyak barang yang di beli namun sebelumnya tidak pernah ada rencana sama sekali untuk membelinya, tentunya kita semua sering mengalami pengalaman tersebut. Salah satu penyebabnya adalah sistim tata letak atau display produk di supermarket tersebut telah di seting dengan baik, agar produknya mengundang untuk di beli. Dan hal tersebut tidak di lakukan dengan sembarangan, melainkan hasil riset dari para pakar yang berpengalaman.

Pengaturan display produk tersebut sedikit banyaknya bisa di terapkan pada usaha toko yang saat ini sedang kita jalankan. Bisa pada toko berupa warung yang menjajakan berbagai barang keperluan sehari-hari, toko pakaian, toko elektronik, toko gadget, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya.

mengatur display produk

Kita bisa lakukan riset sederhana terhadap langkah apa saja yang sudah kita lakukan dalam menata produk tersebut. Jika ada salah satu trik yang terasa memberikan peningkatan penjualan, kita bisa terapkan dengan lebih lanjut. Lalu trik apa saja yang dapat kita terapkan dalam menata display produk, berikut beberapa diantaranya :

1. Pencahayaan Dalam Ruangan

Pencahayaan dalam ruangan toko bisa cukup berpengaruh terhadap konsumen saat mereka memilih produk di toko kita. Ruangan yang kurang pencahayaanya bisa memberikan suasana kurang nyaman, bahkan saat di lihat dari jauh saja suasana toko yang gelap sudah memberikan kesan yang sumpek dan produk di dalamnya pun seakan tidak menarik perhatian.

Tidak heran, dalam sebuah minimarket dan toko-toko terkemuka pancahayaan ini menjadi sangat di perhatikan, berpuluh-puluh lampu di pasang didalamnya bahkan di biarkan menyala meski di siang hari. Tentunya hal ini bukannya dilakukan tanpa alasan, mereka berupaya menciptakan suasana yang terang sehingga produk jualannya terlihat mencolok dan menarik perhatian.

Baca juga peluang usaha minimarket dengan modal kecil

2. Klasifikasikan Produk

Biasakan tata produk jualan di toko berdasarkan klasifikasi tertentu atau pisah-pisah sesuai ketegorinya masing-masing. Misalnya produk makanan jangan di pajang berdekatan dengan produk seperti sabun cuci, obat nyamuk atau produk berbahaya jika termakan lainnya. Atau misalnya juga, klasifikasikan baju pada toko pakaian sesuai dengan umur penggunanya, pisahkan gadget berdasarkan rentang harga jual, dari murah, sedang hingga mahal. Dan lain sebagainya. Dengan cara ini di harapkan konsumen tidak akan bingung dalam mencari produk yang sesuai dengan keperluannya.

3. Tempatkan Dengan Jelas Produk Yang Menarik Perhatian

Misalnya saja jika ada produk di toko anda yang sedang ada diskon, maka tempatkan barang tersebut di space yang terlihat dengan jelas oleh konsumen, atau tempatkan spanduk khusus yang menerangkan bahwa produk tersebut di jual dengan murah di toko anda. Dengan cara ini, diharapkan mampu menarik perhatian konsumen untuk mendatangi toko kita.

4. Tata Produk Dengan Rapi dan Bersih

Produk yang di biarkan di pajang dalam kondisi seadanya tercecer acak-acakan tidak rapi bisa menjadi pengusir utama calon konsumen. Jangankan tergerak untuk membelinya, melihatnya saja sudah sangat tidak menyenangkan, apalagi jika produk tersebut terlihat kotor dan berdebu. Sering terjadi jika lokasi toko kita berada di pinggir jalan, mau tidak mau jika usaha kita ingin laris di datangi pembeli hal ini harus dihindari dengan selalu membersihkan dan merapihkannya termasuk juga pada rak atau etalase pemajang barang.

5. Pajang Produk Agar Mudah Terlihat

Posisi paling baik dalam memajang produk dalam toko adalah sekira-kira sejajar dengan pandangan mata, jangan terlampau tinggi hingga konsumen harus terlalu menenggakan kepala untuk dapat melihatnya dengan jelas, atau pun sebaliknya terlampu rendah hingga konsumen harus menunduk untuk memilihnya. Sesuaikan juga penataan letak barang ini dengan target konsumen, seperti jika tergetnya pembelinya adalah anak-anak, maka pajang produk di rak yang lebih rendah.

Baca juga artikel analisa waralaba alfamart dan indomaret