Tips Sukses Bisnis Reseller Modal Kecil

Jaman sekarang tak ada kata TIDAK untuk memulai sebuah usaha meskipun dengan modal terbatas termasuk menjadi reseller atas sebuah produk. Berapapun budget yang anda siapkan, intinya JADI!

Jika anda memang sungguh-sungguh, mau menjalin relasi dan tak pantang menyerah, maka hanya bermodalkan uang Rp. 100 ribu saja anda sudah bisa menjalankan bisnis model ini. Ada banyak pilihan produk yang bisa anda pasarkan, tergantung selera saja atau potensi pasar yang ada.

Biar lebih gampang dipahami, berikut adalah tips yang bisa anda jadikan pertimbangan ketika ingin memulai bisnis reseller modal kecil.

Ada 2 Pilihan Skema: Offline ke Online / Online ke Offline

Secara umum dilihat dari mekanisme jubel dan metode transaksinya, pasar dibagi menjadi dua, yaitu pasar offline dan pasar online. Masing-masing punya karakter dan keunikannya. Soal potensi, keduanya sama.  

Mana yang lebih sesuai untuk anda? Itu semua tergantung jenis produk dan strategi pemasaran.

Poin penting untuk menentukan skema yang paling pas, anda tinggal melakukan survey produk berdasarkan tingkat ketersediaanya. Beli online jual offline untuk produk yang jarang di pasar offline dan begitu juga sebaliknya. 

Jangan Dulu Memilih Produk Dengan Persaingan Tinggi

Kelanjutan dari poin di atas, ada alasan kenapa untuk pemula dengan modal minim harus menemukan rare item yang jarang pesaingnya.

Alasannya adalah modal itu sendiri. Jika anda menjual produk yang sudah banyak pesaingnya, kemungkinan anda akan kalah dalam melakukan mark up harga. Meskipun anda memilih kategori yang sama, usahakan untuk mencari item produk paling unik diantara yang lain. 

Fokus anda disini adalah memutar uang dan menyisihkan sebagian untuk suntik modal di periode belanja selanjutnya. 

Fokus Dulu Pada Kualitas Untuk Mencari Pelanggan

Tidak jadi soal jika sementara waktu anda menjual 1 jenis barang saja. Yang paling penting adalah kualitasnya. Untuk memahami kualitas barang anda harus benar-benar belajar mengenai product knowledge alias spesifikasi produk yang anda jual. Pelajari dan cari tempat kulakan produk terbaik. 


Nah, disini biasanya anda akan mengalami beberapa kendala termasuk menentukan agen produk. Agen produk murah (tempat grosir) biasanya hanya melayani pembelian kapasitas besar.

Untuk mengatasinya gunakan ilmu marketing jitu, yaitu dengan cara mendatangi langsung tempat tersebut dan lakukan negosiasi cerdas. Intinya bisa tidak bisa, entah bagaimana caranya, anda harus bisa kulakan dengan harga semiring mungkin. 

Kalaupun anda tidak bisa menemukan produk dengan kualitas terbaik, pilih produk yang tidak terlau buruk. Jual dengan mark up harga sedikit di bawah kompetitor, pastikan kualitasnya dan kejar target repeat order sebanyak-banyaknya.

Baca Juga Lebih Untung Mana Jadi Reseller atau Dropshiper ?

Orientasikan Promosi Secara Mouth to Mouth

Promosi mulut ke mulut bisa dilakukan tanpa biaya, pun efektifitasnya sudah terbukti. Promosi teknik ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, contohnya adalah:

  • Kejar bintang, review dan feedback untuk jualan di marketplace.
  • Review produk di status WhatsApp (review asli testimoni bukan review spesifikasi produk).
  • Gali word of mouth (WOM) sejujurnya dari para pelanggan, kumpulkan dan share ke teman-teman.
  • Rayu pembeli agar mau komentar di sosial media

Jangan Gampang Banting Stir

Berapa sih lama waktu ideal untuk menganggap bahwa bisnis kita itu sebenarnya jalan apa tidak, menguntungkan apa tidak?

Soal ini jawabannya pasti berbeda-beda. Karena ibarat usaha besar sekalipun tidak semuanya langsung laris manis dan untung banyak dalam kurun waktu 3- 5 tahun. Semuanya butuh proses dan ketelatenan. Yang paling penting prospek selalu ada dan uang terus berputar. 

Sembari waktu berjalan, anda pasti menemukan celah untuk mendapatkan untung lebih. Itu bukan karena apa-apa, melainkan karena pengalaman anda sendiri tentang berjualan produk tersebut. 

Semoga bermanfaat.