Tips Memberikan Pelajaran Pengelolaan Keuangan Kepada Anak

Selain pelajaran tentang berbisnis, perihal pengelolaan keuangan pun sangat penting untuk para orang tua ajarkan kepada anak-anaknya. Karena kelak saat mereka merintis sebuah bisnis, akan sangat perlu memilki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak agar bisnisnya bisa terus berkembang.

Karena tidak sedikit diantaranya para pebisnis yang kurang pandai mengelola keuangannya berahir dengan kegagalan meski terhitung besar keuntungan yang dihasilkannya. Bisa karena boros, kurang tanggung jawab, salah perhitungan dan lain sebagainya.

Dengan di berikannya pembelajaran tentang pengelolaan keuangan sedari dini, diharapkan nantinya buah hati kita memiliki tindakan yang benar dan bijaksana dalam memutuskan penggunaan uang hasil dari usahanya.

Tips Memberikan Pelajaran Pengelolaan Keuangan Kepada Anak

Belajar Menyelesaikan Tugas Sebelum Di Beri Uang

Konsep awal yang perlu di perkenalkan adalah untuk mendapatkan uang tidak ada cara yang mudah, perlu adanya sebuah proses pemikiran dan tenaga untuk menghasilkannya. Dengan mulai di perkenalkannya langkah ini di harapkan anak akan terbiasa dan memahami perlunya semua proses tersebut.

Kita bisa mengajarkannya secara bertahap sesuai umur si anak, di mulai dari sebuah tugas ringan seperti membereskan secara rutin kamar tidurnya sebelum mendapatkan uang saku, dan sejenisnya.

Belajar Mengenal Nilai Uang Dan Harga

Mulai juga mengenalkan nilai-nilai uang kepada anak, berikut dengan nilai harga pada sebuah barang yang akan di beli. Hal ini akan berguna untuk mempertajam kemampuannya dalam menghitung, seperti berapa uang yang di butuhkan untuk membeli barang yang di butuhkannya, berapa nilai kembalian dan sebagainya.

Advertisement

Sedikit demi sedikit kita pun bisa menyuruhnya untuk berinteraksi dengan pedagang sebagai langkah praktek dari teori yang tadi di ajarkan. Sehingga dengan begitu sekaligus juga akan mengasah keberanian mereka untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Membiasakan Untuk Menabung

Selanjutnya yang cukup penting juga adalah tahap perkenalan dengan kegiatan menabung. Terangkan apa manfaat yang bisa di dapat jika kita bisa menyisihkan sebagaian uang untuk di tabung kedepannya. Paling efektif adalah dengan mempraktekannya secara langsung saat mereka menginginkan suatu barang, dan kita tidak secara langsung memberikan uangnya secara keseluruhan, melainkan menugaskannya untuk menyisihkan dari sebagaian uang sakunya.

Sarana untuk menabung bisa mulai kita perkenalkan dari yang paling sederhana seperti celengan, dan seiring pertumbuhan umurnya kita pun bisa mulai mengenalkan kepada mereka kepada rekening tabungan.

Baca juga kiat merencanakan tabungan keuangan untuk masa depan

Mengajarkan Untuk Saling Berbagi

Mengelola keuangan dengan baik termasuk didalamnnya ada bagian untuk saling berbagi ataupun beramal kepada yang membutuhkan, untuk yang beragama islam dikenal dengan istilah sedekah. Hal inipun sangat penting di pahami oleh anak-anak sedari dini.

Dimulai dengan menjelaskan mengapa ada sebagian orang yang memerlukan pemberian uang dari orang lain, juga berikan penjelasan mengenai manfaat yang bisa di dapat dengan adanya kita saling berbagi ini. Diharapkan dengan membiasakannya sejak kecil, kelak mereka akan memiliki sifat dermawan terhadap sesamanya.

Baca juga ketahui manfaat sedekah untuk kesuksesan usaha

Belajar Mengelola Keuangan Sambil Bermain

Bermain bagi anak-anak yang masih berumur belia menjadi salah satu kegiatan yang paling di sukai. Biasanya saat bermain ini mereka akan sangat antusias dan serius menjalaninya. Maka di saat tersebut sangat tepat jika kita berikan sedikit unsur edukasi mengenai cara pengelolaan keuangan ini.

Misalnya saat bermain game di komputer atau tablet, atau saat ini juga sudah cukup banyak aplikasi yang memiliki konsep pembelajaran keuangan untuk akan-anak. Untuk game konvensionalnya kita juga bisa mengajarkannya bermain monopoli bersama teman-teman yang lainnya.

Dengan di ikut sertakannya unsur pembelajaran pengelolaan keuangan pada permainan ini, diharapkan anak-anak pun akan lebih cepat memahaminya.

Baca juga artikel mengajarkan anak berbisnis sejak dini