Tips Dan Strategi Berbisnis Dengan Modal Kecil

Menjalankan bisnis dengan modal yang kecil terkadang terdapat kendala tersendiri, sebaiknya jika kita sedang menjalankan bisnis dengan kondisi tersebut, kita harus bisa mengatur strategi dan juga ketahui berbagai tips dari para pelaku yang telah berhasil sukses.

Sebagian kendala yang sering di temui adalah pada saat permintaan akan produk kita sedang tinggi, kita kesulitan untuk pengadaan stok karena keterbatasan modal misalnya. Tentunya itu sangat merugikan, karena seharusnya di saat permintaan pasar sedang banyak, moment tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik.

Kendala lainnya misalnya dengan modal kecil yang dimiliki kita tidak bisa membeli stok barang dengan harga yang seminimal mungkin, karena umumnya para supplier akan memberikan potongan harga khusus jika membeli dengan jumlah yang besar, hal ini juga sangat merugikan karena dengan harga modal yang tinggi maka harga jual juga menjadi sulit bersaing di pasaran.

Namun itu adalah hal yang biasa terjadi, kendala-kendala tersebut merupakan sebagian perjalan panjang di dalam dunia bisnis, terlebih jika yang kita jalankan adalah usaha yang baru mulai dirintis, tentu saja akan banyak menghadapi tantangan.

Beberapa tips dan strategi yang bisa anda terapkan dalam menjalankan bisnis dengan modal yang kecil adalah sebagai berikut :

Manajemen Keuangan Yang Jelas

Untuk berbagai bisnis dari mulai yang bersekala kecil menengah hingga besar sangat penting memeperhatikan manajemen keuangan termasuk modal usahanya. Dengan menerapkan manajemen yang jelas dan disiplin akan membuat kita bisa secara cepat dan akurat memperkirakan kondisi ketersedian modal dengan baik.

Bila suatu saat bisnis kita mengalami kerugian bisa cepat di ketahui hingga kondisi tersebut tidak terlalu berlarut-larut terjadi, ini sangat penting karena dengan manajemen yang buruk bisa saja terjadi salah perhitungan didalam menjual produk, kita merasa mendapatkan keuntungan, padahal banyak biaya-biaya tidak terduga lainnya yang tidak terhitung.

Baca juga artikel Manajemen Keuangan Untuk Usaha Kecil Menengah

Advertisement

Jaga Hubungan Baik Dengan Konsumen

Tips dan Strategi Berbisnis Dengan Modal Kecil

Konsumen bukan hanya menguntungkan karena membeli produk kita saja, jika memungkinkan konsumen juga bisa memberikan tambahan modal yang cukup membantu. Misalnya saja kepada konsumen yang sudah menjadi pelanggan tetap dan secara kontinyu menggunakan produk dari kita, bisa saja kita meminta pembayaran atau down payment (DP) yang didahulukan, sebagai timbal balik kita bisa memberikan potongan harga atau bisa juga dengan menjamin ketersedian produk untuk konsumen tersebut.

Cara seperti ini banyak di lakukan oleh para pebisnis di bidang konfeksi pakaian, sebelum mengerjakan order dari konsumen biasanya pihak konfeksi akan meminta DP terlebih dahulu. Uang tersebut akan sangat membantu jika kita sedang menjalankan bisnis dengan modal yang kecil.

Hal tersebut bisa saja kita terapkan di bisnis apapun, dengan catatan kita memiliki hubungan yang baik dan di percaya oleh konsumen. Jika sudah begitu kita pun harus menghargai mereka dengan menjaga kepercayaan yang telah di berikan.

Baca juga artikel Cara Mendapatkan Pelanggan Dan Mempertahankannya

Bangun Hubungan Yang Baik Dengan Supplier

Jika cara di atas kita bisa mendapatkan modal dari konsumen maka cara berikutnya adalah mendapatkan modal dari supplier. Strategi yang harus kita jalankan adalah dengan membina hubungan yang baik dengan supplier yang memasok produk atau bahan baku ke bisnis kita.

Umumnya jika hubungan dengan suppiler telah berjalan lama dan baik, kita bisa meminta tempo untuk masalah pembayaran. Dengan mendapatakan tempo pembayaran tentu saja secara tidak langsung kita telah mendapatkan tambahan modal.

Kepercayaan dari supplier ini pun harus benar-benar bisa kita jaga, dengan cara membayar pada saat jatuh tempo dengan tepat tidak meleset dari perjanjian yang telah di tentukan. Dengan begitu hubungan tersebut bisa belanjut terus, bahkan bukan tidak mungkin pihak supplier bisa menambahkan limit pembelian jika permintaan produk kita meningkat.