Tips Cerdas Menghadapi Bunga Pinjaman Bank

Ketika ingin memiliki rumah atau mobil atau keperluan lain yang membutuhkan dana lumayan besar, bukan perkara sulit jika kita memiliki uang tunai atau tabungan. Tetapi bagaimana dengan mereka yang kebetulan tidak punya dana simpanan? Nah, solusi untuk golongan ini adalah meminjam uang ke bank.

Eits, tapi jangan senang dulu ya karena meminjam uang ke bank hanya menjadi solusi temporer soalnya kita bakal dapat beban baru untuk melunasinya. Bahkan pinjaman akan bertambah lantaran adanya bunga yang dikenakan.

Menyiasati Bunga Pinjaman ke bank

Meski terkesan memberatkan, kita bisa kok menyiasati bunga pinjaman bank, berikut lima cara gampang yang mungkin bisa dilakukan:

Ketahui Jenis Bunga Pinjaman Bank

Banyak jenis bunga pinjaman yang ditawarkan bank, misalnya bunga tetap, mengambang dan efektif. Kita berhak meminta penjelasan sejelas-jelasnya dan serinci-rincinya ke bank tempat akan meminjam agar tidak salah memilih dan tidak menjerat dalam utang yang berkepanjangan.

Ada baiknya juga bertanya tingkat bunga apa yang dipakai bank sebelum memutuskan mengajukan pinjaman. Juga wajib memperhatikan sistem bunga yang diterapkan bank agar mengetahui lebih awal tentang bunga pinjaman yang diambil.

Oh ya, kita bisa meminta bank untuk membuat simulasi pinjaman untuk jenis bunga pinjaman. Dengan simulasi tersebut, kita bisa melihat beban dan kewajiban yang harus ditunaikan tiap bulannya hingga berakhir masa pinjaman.

Pilih Bunga Kompetitif

Dengan bunga yang kompetitif, cicilan bulanan tidak akan begitu berat. Jika perbedaannya hanya tipis, kita bisa memilih bank yang menawarkan kemudahan dalam hal layanan, seperti dalam membayar cicilan.

Kritislah terhadap tawaran bunga. Jangan terjebak promo pinjaman yang ditawarkan bank di awal-awal masa pinjaman. Biasanya, bunga pinjaman rendah di awal sengaja ditawarkan untuk menarik minat nasabah, tapi bunga berikutnya justru akan membelenggu.

Pastikan bunga pinjaman di bulan berikutnya tidak memiliki selisih drastis dengan bunga yang dikenakan pada awal pinjaman agar tidak terbebani di kemudian hari.

Bayar Sebagian atau Dipercepat

Lakukanlah pelunasan sebagian pinjaman ketika memiliki uang berlebih, sehingga cicilan akan lunas lebih cepat seiring dengan berkurangnya utang pokok dibanding mencicil dengan cara biasa.

Advertisement

Kita juga bisa bertanya kepada bank tempat meminjam uang, apakah ada peluang pinjaman bisa diselesaikan lebih cepat dari jangka waktu pinjaman. Jika bisa maka akan memudahkan untuk terbebas dari pembayaran bunga tiap bulannya.

Namun, jika pembayaran dipercepat dikenai denda (pinalti), hitunglah dulu nilai pinalti dengan bunga yang harus kamu tanggung hingga akhir masa pinjaman. Jika pinalti lebih rendah dari bunga yang harus dibayar hingga selesai waktu pinjaman, lebih baik lunasilah secepatnya.

Usahakan juga untuk bisa membayar cicilan tepat waktu karena jika terlambat, kita akan dikenakan denda keterlambatan oleh bank.

Baca juga : kiat merencanakan tabungan keuangan untuk masa depan

Gali Informasi

Misal dalam kasus Kredit Pemilikan Rumah (KPR), bank biasanya hanya mengenakan bunga tetap di dua tahun pertama dan setelahnya akan memberlakukan bunga efektif atau anuitas.

Untuk menyiasati besarnya bunga di sisa tahun tersebut, sebaiknya kita mencari informasi mengenai suku bunga pasar yang ditetapkan Bank Indonesia (BI). Jika bunga pasar turun, seharusnya bunga cicilan juga ikut turun. Jika tidak turun, bisa kita coba mengirim surat resmi mengenai permintaan penurunan bunga sesuai dengan bunga saat ini.

Jangan karena gengsi atau ribet, kita menerima saja kecurangan yang dilakukan oknum perbankan. Itu hak kita dan tidak perlu malu atau takut karena kalau bunga naik, pasti bank tidak akan menunggu waktu untuk segera menaikkan bunga pinjaman. Jadi ketika bunga turun, bank juga harusnya menurunkan bunga pinjaman tanpa harus diingatkan, bahkan sampai diminta nasabahnya. Jika bank tidak melakukannya, kita bisa memperingatkan dan menagihnya.

Alihkan kredit

Dibanding harus tersandera oleh beban bunga yang terus naik, jika memungkinkan, kita bisa mengalihkan kredit ke bank lain, yang memiliki bunga lebih ringan. Karena itu, carilah informasi mengenai bunga pinjaman bank lain dan biaya yang dikenakan.

Jika memindahkan kredit, pastikan bahwa perbedaan bunga antara bank sebelumnya dan bank yang baru cukup signifikan, begitu juga aturannya, kalau bisa lebih fleksibel ya.

Juga jangan lupa menghitung beban biaya untuk mengalihkan pinjaman. Jangan sampai beban biaya di bank baru justru lebih besar dari keuntungan selisih bunga pinjaman di bank sebelumnya.

Bagi anda yang berniat mengajukan pinjaman di bank, bisa membandingkan KTA dari berbagai bank di Indonesia dengan mengunjungi HaloMoney. Semoga membantu ya!

Baca juga : pertimbangan sebelum mengajukan kredit pinjaman