Tips Cara Mengirim Barang Dengan Aman Lewat JNE

Kegiatan kirim mengirim barang lewat jasa pengiriman beberapa tahun kebelakang menjadi lebih semakin banyak dilakukan orang, salah satu sebabnya adalah perkembangan jual beli secara online yang semakin akrab dipilih masyarakat kita.

Kegiatan berbelanja secara online sekarang ini lebih banyak dipilih, karena lebih praktis. Oleh karenanya, bisnis jualan secara online pun semakin tumbuh subur karena lebih diminati pembeli.

Tidak mengherankan jika penyedia jasa pengiriman barang semacam JNE belakangan semakin banyak penggunanya. Pasalnya transaksi jual beli secara online tidak akan bisa berjalan tanpa adanya penyedia jasa pengiriman seperti ini.

Bagi sebagian orang mungkin saja proses kirim mengirim barang lewat jasa pengiriman masih membingungkan, terutama bagi mereka yang belum pernah sama sekali melakukannya.

Selain itu, dalam melakukan pengiriman barang kita pun harus memastikan bahwa barang yang dikirim dapat aman diterima sampai tempat tujuan.

Sebagai masukan, berikut inilah beberapa tipsnya cara mengirim barang dengan aman lewat JNE. Selain melalui JNE tips ini juga tentunya berlaku untuk penggunaan jasa pengiriman lainnya seperti POS, JNT, TIKI dan lain sebagainya.

Cara Mengirim Barang Lewat JNE

Packing Barang Dengan Benar

Meski barang yang kita kirimkan selama dalam perjalanan menjadi tanggung jawab penyedia jasa, namun dalam hal pengemasan atau packing kita yang harus memastikan agar barang yang di bungkus tetap aman tidak mengalami kerusakan.

Perlu di ingat barang yang dikirim jasa pengiriman tidaklah dalam jumlah sedikit. Sudah pasti dalam perjalanan akan bertumpuk dengan barang lainnya. Maka dari itu barang harus dipacking dengan kemasan yang kuat menahan beban saat ditumpuk dan tidak mudah robek.

Packing bisa kita sesuaikan dengan barang yang kita kirim, misalnya jika hanya mengirim barang berupa pakaian, cukup kita bungkus dengan kertas karton yang agak tebal lalu di lakban dengan rapat.


Berbeda jika mengirim barang yang rentan mengalami pecah, retak dan sejenisnya. Minimal kita perlu membungkusnya dengan plastik gelembung atau buble warp dan kemasan kardus. Jika lebih rentan bahkan kita perlu menggunakan kemasan peti yang terbuat dari kayu.

Beberapa barang akan memerlukan perlakuan khusus dalam mengemasnya, misalnya barang berupa cairan. Pihak penyedia jasa juga umumnya menerapkan aturan tertentu dalam hal kemasan untuk barang-barang tersebut.

Tulis Alamat dengan Jelas dan Lengkap

Tidak kalah penting untuk memastikan barang yang kita kirimkan sampai dengan lancar hingga tempat tujuan, sertakan alamat pada packing dengan lengkap dan jelas.

Nama jalan, Desa, Kecamatan harus kita tulis dengan lengkap beserta no rumah, no telepon, RT dan RW hingga kode pos dan nama penerima paket.

Untuk mempermudah kurir jangan lupa tempatkan informasi mengenai alamat tersebut di lokasi yang mudah terlihat pada kemasan, seperti pada bagian atas atau depan kemasan.

Sertakan Asuransi Jika Perlu

Untuk lebih menjamin keamanan barang yang dikirim, kitapun dapat menyertakan asuransi pada barang yang dikirim. Umumnya setiap jasa pengiriman memiliki fasilitas ini, untuk JNE asuransi pun tersedia dengan beberapa ketentuan.

Beberapa syarat barang yang bisa diasuransikan ialah nilai barang diatas 1 juta rupiah, atau nilai barang yang lebih besar dari pada nilai ongkos kirim sepuluh kalinya. Selain itu kitapun bisa menyertakan asuransi untuk pengiriman dokumen berharga.

Baca Juga Peluang Usaha Pengiriman Barang Menjadi Agen JNE

Simpan Struk Hingga Barang Sampai

Setelah menyerahkan barang kepada jasa pengiriman dan selesai melakukan pembayaran ongkos kirim, kita akan menerima struk yang didalamnya tercantum nomor resi pengiriman.

Nomor resi tersebut sangatlah penting sebagai identifikasi barang yang kita kirimkan, maka usahakan jangan dihilangkan hingga barang benar-benar sampai tempat tujuan.

Dengan nomor resi kita bisa melacak status barang yang kita kirimkan seperti barang sudah sampai di lokasi mana. Dan sebagai keamanan, no resi juga akan ditanyakan pada saat kita komplain jika barang tidak kunjung terkirim.