Ragam Jenis Surat Izin Untuk Usaha yang Perlu Diketahui

Surat izin usaha adalah salah satu komponen penting yang harus dipersiapkan pada saat awal membangun bisnis. Tanpa adanya berbagai dokumen tersebut bukan tidak mungkin perjalanan merintis usaha bisa terkendala berbagai hal kedepannya. Maka hendaknya prioritaskan pengadaan surat-surat ini sejak dini jika akan serius menggarap sebuah bisnis, karena selain menjadi salah satu syarat yang sudah diatur pemerintah, beberapa diantaranya juga dapat meningkatkan citra profesionalitas kita dimata konsumen.

Lalu apa sajakah macam-macam surat izin usaha untuk para pelakunya dari skala kecil hingga menengah yang berlaku di negara kita, berikut beberapa diantaranya.

Surat Izin Untuk Usaha

NPWP ( Nomor Pokok Wajib Pajak )

Sebetulnya NPWP ini bukan hanya harus dimiliki setiap orang yang akan menjalankan sebuah usaha, melainkan untuk setiap mereka yang memiliki penghasilan juga harus memilikinya.

NPWP menjadi sebuah identitas dimana kita berarti sudah menjalankan kewajiban membayar pajak kepada negara. NPWP juga seringkali dijadikan sebagai persyaratan utama yang harus dimiliki jika akan mengajukan surat izin usaha lainnya, maka NPWP ini sebaiknya kita urus pada proses paling awal.

Baca Juga Pengertian Dan Cara Membuat NPWP

SIUP ( Surat Izin Usaha Perdagangan )

Selanjutnya ada SIUP sebagai tanda yang diberikan pemerintahan kepada seseorang untuk diperbolehkan menjalankan bisnis perdagangan. Surat ini diberikan berdasarkan wilayah dimana kita akan menjalankan usaha, jadi untuk pengurusannya harus dilakukan diarea kita berada. Meski begitu setelah dimiliki SIUP ini dapat berlaku diseluruh tempat.

Surat Izin Usaha Perdagangan ini juga dibedakan menjadi beberapa kategori sesuai dengan besaran skala modal usaha yang dijalankan. Mulai dari usaha dengan modal berkisar 200 jutaan, 500 jutaan dan juga diatas 500 juta rupiah. Besaran modal tersebut adalah tidak termasuk dengan aset berupa properti tanah ataupun bangunan.

TDP ( Tanda Daftar Perusahaan )

Masih merupakan jenis identitas izin usaha, namun TDP ini baru bisa didapatkan jika usaha kita telah berbadan hukum seperti CV, PT atau Koperasi yang sudah memiliki jajaran kepengurusan perusahaan dan pemilik terdaftar. Untuk memprosesnya pun wajib dilakukan oleh orang yang bersangkutan dengan perusahaan dan secara berkala selama 5 tahun sekali dokumen ini juga harus diperbaharui.

Baca Juga Cara Mendirikan CV Perusahaan Serta Syarat Pembuatannya

IMB ( Surat Izin Mendirikan Bangunan )

Bagi mereka yang akan membangun usaha dengan tempat khusus seperti pabrik dan sejenisnya, jangan lupakan juga persiapkan Surat Izin Mendirikan Bangunan. Surat ini diberikan oleh pemerintahan setempat sebagai tanda telah memenuhi persyaratan mendirikan bangunan sesuai peraturan tata letak yang berlaku disetiap daerah.

Sertifikasi Depkes

Untuk usaha yang bergerak dibidang makanan, minuman dan juga obat-obatan, terdapat surat izin penting yang wajib dimiliki yaitu sertifikasi dari Depkes. Surat ini dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau disingkat BPOM yang menerangkan seluruh produk hasil produksi dapat diedarkan secara luas dan aman dikonsumsi masyarakat.

Untuk mendapatkan sertifikasi ini pemerintah memang menyertakan persyaratan yang cukup ketat karena berkaitan dengan kesehatan dan keamanan konsumen yang mengkonsumsinya. Bahkan jika seorang pelaku usaha dibidang ini mengabaikan tidak melengkapi surat ijin dari Dinas Kesehatan, akan dapat dikenai sangsi yang cukup berat dari mulai penutupan usaha, denda, hingga kurungan.