Proses Pembuatan Tempe Dan Analisa Peluang Usahanya

Tempe telah menjadi salah satu makanan yang paling di kenal di seluruh pelosok negri ini. Bisa di pastikan hampir setiap orang mengenalnya atau bahkan mungkin semua pernah mencobanya. Tidak hanya di kenal, namun rata-rata setiap kalangan banyak yang menggemari rasanya.

Maski familiar dengan sebutan makanan tradisonal, tempe tetap di temukan di berbagai tempat yang modern sekalipun, seperti di resto mewah bahkan hingga cafe terkenal selalu terselip pada pilihan menu sajiannya.

Cara penyajiannya pun kini semakin beragam tidak hanya di goreng seperti biasanya. Steak tempe, burger tempe, menjadi sebagaian dari ragam hasil pengolahannya. Dengan adanya variasi yang demikian juga semakin menambah kegemaran masyarakat pada kuliner ini.

Maka dengan adanya hal tersebut, tentulah permintaan akan tempe di pasaran sangatlah tinggi. Dari hal ini secara otomatis membuka peluang usaha yang cukup menjanjikan untuk di jalankan.  Jika anda pun menjadi salah satu yang ingin ikut mendapatkan keuntungan dari usaha tempe ini, tidak ada salahnya jika sedari dini mulai memperhatikan proses-proses pembuatannya agar didapat gambaran untuk menjalankannya.

proses pembuatan tempe dan analisa usahanya

Cara Membuat Tempe

Seperti yang sudah kita ketahui bahan utama dari pembuatan tempe ini adalah kedelai, maka dari itu kualitas dari kedelai lah yang cukup menentukan kualitas dari tempe yang kita buat. Kedelai yang bisa kita pilih terdapat dua jenis, kedelai import dan lokal dari harganya tentu akan terdapat perbedaan, sehingga nantinya perlu adanya kalkulasi untuk menentukan harga jual.

Bahan lainnya untuk proses pembuatan tempe ini adalah ragi tempe atau juga di sebut bibit tempe, dipasaran bisa anda dapatkan dari berbagai merk.

Selanjutnya, bahan yang di perlukan untuk pembuatan tempe diataranya, kompor yang bisa kita persiapkan dengan menggunakan tungku ataupun kompor gas seperti biasa.

Lalu panci yang ukurannya kita sesuaikan dengan jumlah pembuatan, tidak jarang pengusaha tempe yang berskala besar menggunakan drum sebagai panci untuk memasaknya.

Berikutnya, cara membuat tempe dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

  • Pertama cuci kedelai dengan menggunakan air bersih hingga terpisah dari kotoran-kotoran dan juga kedelai yang tidak berkualitas, biasanya kedelai ini akan mengambang sehingga dengan mudah kita dapat memisahkannya.
  • Siapkan air dalam panci yang akan kita gunakan untuk perebusan kedelai, air yang di gunakan sebaiknya menggunakan air sumur karena lebih alami. Lalu rebus kedelai hingga matang kurang lebih berkisar 1-3 jam hingga kedelai didapatkan agak lunak dan mudah dilepas kulitnya.
  • Selanjutnya pisahkan kulit kedelai dengan cara di remas, bisa juga kita bantu dengan siraman air yang mengalir agar kulit lekas terpisah.
  • Selesai memisahkan kulit selanjutnya cuci kedelai hingga bersih agar bebas dari kotoran, ada juga yang pada tahap ini pembersihannya di lakukan dengan menyiramkan air panas, selain menghilangkan kotoran juga di maksudkan agar tidak ada bakteri yang menempel, sehingga nantinya proses fermentasi bisa berjalan sempurna.
  • Berikutnya kita akan masuk dalam proses peragian atau fermentasi. Caranya kedelai yang sudah bersih tadi di campur dan di aduk bersama ragi tempe, jumlahnya kurang lebih sekitar 2% nya dari berat kedelai, atau bisa juga memerlukan lebih banyak tergantung suhu ruangan, semakin dingin ruangan maka sebaiknya ragi kita perbanyak.
  • Setelah tercampur rata, kedelai akan kita bungkus dengan menggunakan plastik atau daun pisang sebagai kemasan. Media pembungkus jangan lupa juga harus kita berikan celah untuk sirkulasi udara dengan cara membuat lubang-lubang kecil agar proses fermentasi bisa berjalan.
  • Proses terahir adalah pengeraman, kedelai yang sudah terbungkus tadi akan kita simpan dalam suhu ruangan selama kurang lebih 24 jam atau lebih.
  • Selesai.

Baca juga artikel :

cara membuat nugget untuk usaha rumahan

mau jalankan usaha nata de coco, berikut ini cara pembuatannya

Analisa Peluang Usaha Tempe

Pasar yang sanggup menampung produk tempe di setiap wilayah selalu terbuka lebar, namun untuk bisa bertahan akan di butuhkan langkah dan strategi yang efektif, terutama dari segi kualitas tempe yang bisa kita hasilkan. Jika kualitas tempe yang kita buat baik, secara otomatis persaingan dipasaran akan bisa kita hadapi.

Kualitas yang bisa kita upayakan untuk di miliki produk bisa dari segi rasa ataupun lainnya, seperti misalnya sekarang ini banyak adanya tudingan miring terhadap tempe karena ada yang menggunakan campuran bahan berbahaya untuk kesehatan dalam pembuatannya.

Dari hal ini kita bisa tunjukan bahwa proses pembuatan tempe yang kita jalankan memang benar-benar menggunakan bahan yang aman. Perlu di waspadai juga dengan harga kedelai yang semakin tinggi akan memerlukan kalkulasi untuk menentukan harga jual yang tepat. Untuk mengatasinya sebaiknya kita lakukan beberapa inovasi pada tempe agar bisa meningkatkan harga jualnya.

Itulah sedikit ulasan mengenai proses cara membuat tempe dan analisa peluang usahanya, semoga bermanfaat untuk anda yang sedang mencari informasi seputar usaha ini.

Baca juga mendulang rupiah dari usaha pembuatan mie