Prediksi Perubahan Lingkungan Kerja Enterprise 5 Tahun Mendatang

Seiring dengan pergeseran generasi dan kemajuan jaman ada dampak yang dirasakan pada lingkungan kerja perusahaan, dimana mereka harus bisa menyesuaikan aturan dan sistem kerja yang sesuai dengan generasi karyawannya. Era Baby Boomer sudah mulai digantikan oleh generasi X, kemudian Millennials dan Generasi Z.

Nah, untuk menanggapi lingkungan yang kini mulai dirasakan dampak perubahannya, sebuah perusahaan Enterprise Work and Project Management asal Utah, Workfront mengadakan sebuah survey terhadap 2000 pekerja di Amerika Serikat untuk mengetahui prediksi perubahan apa yang akan terjadi dalam 5 tahun kedepan di lingkungan kerja yang mereka huni saat ini.

Prediksi Perubahan Lingkungan Kerja

Hasil survey yang didapatkan cukup menarik bahwa sebagian besar karyawan sudah tidak mau lagi menerapkan sistem legacy yang diadopsi dari para seniornya. Pekerja kantoran dan perusahaan di Amerika Serikat ingin perubahan yang lebih futuristik. Mereka ingin sebuah lingkungan kerja yang fleksibel, bebas, jauh dari proses serta prosedur yang menghambat produktifitas.


Melihat perkembangan teknologi digital dan informasi yang sudah merebak hampir di seluruh pelosok dunia dengan harga yang murah meriah, setidaknya beberapa terobosan di bawah ini akan menjadi kenyataan dalam 5 tahun ke depan.

Email Dianggap Sudah Jadul

Dari hasil survey yang didapatkan, email yang selama ini menjadi alat andalan untuk urusan kerja dianggap sudah jadul atau malah menghambat pekerjaan. Ditemukan setiap perkerja rata-rata mengabaikan kotak inbox karena dianggap banyak memakan waktu.

Konferensi Video Call dan Smartphone Jadi Pilihan Aleternatif

Nah pada poin ketika responden diberi pertanyaan teknologi masa depan apa yang mampu mendongkrak produktifitas tanpa kehilangan fleksibilitas, maka 61% jawaban menunjuk pada mekanisme konferensi menggunakan video call dan kemudian 50% menginginkan smartphone sebagai bagian dari lingkungan kerja mereka. Untuk mendukung hal itu mereka juga menginginkan socmed dan kolaborasi software pintar. Jika semua itu bisa dipenuhi maka, pekerja bisa bekerja bebas dari rumah.

Baca Juga Pilihan Pekerjaan Dengan Gaji Tinggi di Indonesia Saat ini

Tak Lagi Butuh Printer

Jika semua proses kerja dilakukan dengan alat-alat digital, maka printer sudah tidak dibutuhkan lagi.