Pertimbangan Sebelum Mengajukan Kredit Pinjaman

Kredit pinjaman dari bank ataupun lembaga lainnya, adalah solusi bagi kita yang sedang membutuhkan dana untuk berbagai keperluan, seperti untuk pengembangan usaha, membeli kendaraan, rumah, tempat usaha, ataupun untuk keperluan pribadi lainnya. Bagi setiap pebisnis hal ini lumrah dilakukan, karena terkadang menggunakan dana sendiri akan kurang mencukupi.

Bagitu membantunya nilai pinjaman ini, sehingga sering seseorang kurang panjang mempertimbangkan berbagai lah yang mungkin di timbulkan. Sehingga sering kita dengar pebisnis yang terlilit hutang hingga harus gali lubang tutup lubang demi memepertahankan hidupnya.

Tentunya semua orang tidak akan menghendaki hal ini menimpa dirinya, Maka penting untuk mempertimbangkannya secara matang, sebelum mengajukan kredit pinjaman, selain nilai pokok yang harus kita kembalikan juga akan ada berbagai macam biaya tambahan, seperti bunga, asuransi, administrasi dan lain sebagainya.

Penggunaan Pinjaman

Sebelumnya kita harus paham betul tujuan penggunaan pinjaman yang akan kita ajukan. Misalnya untuk keperluan usaha, apakah untuk pengembangan menambah modal, memulai usaha, atau lainnya. Paling penting yang harus kita perhatikan adalah, pinjaman jenis ini harus di selesaikan dari hasil bisnis yang jalankan, sehingga pastikan terlebih dahulu jika nantinya bisnis kita di kembangkan dengan tambahan modal, akan bisa menghasilakan lebih dari sebelumnya, untuk menutupi pinjaman.

Sedangkan untuk pinjaman keperluan pribadi seperti kendaraan, rumah dan sebagainya. Sebelumnya harus kita pastikan, bahwa nilai cicilan yang nantinya akan kita tanggung sebaiknya jangan melebihi 30% nya dari penghasilan yang di miliki.

Baca juga modal yang harus dimiliki pebisnis selain uang

Ajukan Pinjaman Seperlunya

pertimbangan sebelum kredit pinjaman

Advertisement

Tidak jarang dengan sengaja seseorang mengajukan pinjaman yang nilainya besar bahkan hingga berkali-kali lipat dari nilai keperluannya. Ini sebaiknya di hindari, meski kita akan mendapatkan nilai uang yang menggiurkan karena masih akan menyisakan sejumlah uang dangan kebutuhan yang sudah terpenuhi, namun harus di ingat semua itu adalah pinjaman yang harus kita kembalikan nantinya.

Pertimbangkan Biaya Tambahan

Perlu perhatikan juga biaya yang harus kita tanggung di luar nilai pokok pinjaman yang kita dapatkan, seperti bunga, biaya administrasi, asuransi, dan lain sebagainya. Semakin besar nilai-nilai tersebut, akan semakin memberatkan dalam hal pengembalian.

Maka sebaiknya ajukan pinjaman kepada beberapa tempat pendanaan, lalu analisa mana yang paling ringan. Jangan terjebak dengan kemudahan yang diberikan, karena umumnya tempat kredit pinjaman yang sangat mudah mencairkan dana biasanya akan menerapkan bunga yang tinggi.

Rencana Pembayaran

Perlu kita rencanakan dengan pemikiran yang panjang dan matang sebelum memutuskan untuk menerima kredit pinjaman, dari mana pokok pendapatan yang nantinya akan menanggung cicilan. Pastikan sumber pendapatan tersebut bisa bertahan hingga jangka waktu pinjaman selesai.

Pertimbangkan juga resiko-resiko yang mungkin terjadi pada sumber pendapatan, misalnya jika pendapatan kita datang dari bisnis yang dijalankan maka pastikan bisnis tersebut mampu berjalan dengan baik, pikirkan jika sewaktu-waktu bisnis kita lesu, dari mana kita bisa mencari alternatif untuk menutup cicilan.

Jangka Waktu

Semakin lama jangka waktu pengembalian pinjaman misalnya hingga 5 tahun, maka akan semakin besar pula beban bunga yang akan kita tanggung, maka sesuaikan jangka waktu dengan kemampuan, jika sanggup akan lebih baik memilih pinjaman dengan jangka waktu pengembalian lebih cepat, karena biaya bunga tahunan bisa ditekan.

Jaminan atau Agunan

Jika kredit pinjaman kita menggunakan sistim jaminan perlu pertimbangan lebih dalam melakukannya, kita harus sadar betul dengan resiko yang mungkin bisa terjadi jika kredit kita macet di tengah jalan. Selain itu juga pertimbangakan reputasi tempat pendanaan, karena jaminan kita akan mereka pegang hingga pinjaman lunas. Pilih betul-betul tempat pendanaan terpercaya, agar saatnya nanti pelunasan jaminan dapat kita ambil kembali dengan mudah.

Baca juga artikel cara mencari modal usaha kecil tanpa jaminan