Perhatikan Informasi Ini Sebelum Investasi Apartemen

Investasi apartemen mejadi salah satu investasi yang cukup menjanjikan saat ini. Hal itu tidak lepas dari pengaruh semakin meningkatnya jumlah kebutuhan akan hunian ataupun tempat tinggal. Apalagi Indonesia sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penduduk yang terbanyak di dunia, tentu hal itu menjadi faktor pendukung bagi banyak orang untuk berlomba-lomba berinvestasi apartemen.

Selain itu investasi apartemen juga memiliki nilai yang relatif stabil sehingga peluang untuk mengalami kerugian akan lebih kecil. Dengan apartemen yang ada kita juga dapat menyewakannya kepada orang lain sehingga akan memberikan pasif income yang cukup menjanjikan.

Informasi Sebelum Investasi Apartemen

Beberapa Resiko Investasi Properti Apartemen

Akan tetapi dengan segala keuntungan yang dapat kita peroleh dari investasi apartemen, ada beberapa resiko yang harus diperhatikan sebelum melakukan investasi apartemen. Beberapa resiko investasi properti apertemen yang harus diketahui adalah sebagai berikut

Tidak Jadi Di Bangun

Apartemen yang tidak jadi dibangun merupakan salah satu resiko investasi apartemen yang paling besar yang bisa terjadi. Pasalnya untuk investasi apartemen biasanya dilakukan sebelum apartemen berdiri atau dengan kata lain saat lahan masih kosong.

Tetapi walaupun begitu tidak sedikit pula investor yang tertarik untuk tetap berinvestasi di apartemen meskipun masih berupa tanah kosong. Namun tidak jarang pula investor yang sudah membayar apartemen tersebut tetapi ternyata apartemen tersebut gagal dibangun sehingga dapat merugikan pihak investor.

Selain apartemen yang tidak jadi dibangun, ada juga berbagai masalah lain seperti proses pembangunan apartemen yang mengalami keterlambatan dari waktu atau jadwal yang sudah ditentukan.

Alasannya pun bermacam-macam mungkin yang sering kita dengar adalah masalah izin yang belum selesai. Tentu jika memang izinnya masih bermasalah kenapa sudah ditawarkan, hal itulah yang terkadang sulit untuk dipahami.

Dengan adanya hal tersebut investor akan mengalami kerugian yang tidak sedikit. Oleh karena itu sebelum melakukan investasi apartemen ada baiknya untuk menanyakan izin serta hal lainnya yang berhubungan dengan proses pembangunan apartemen tersebut.


Hal itu sebagai salah satu langkah untuk mencegah terjadinya masalah-masalah yang tidak dinginkan dikemudian hari.

Sulit Untuk Disewakan

Dengan semakin banyaknya apartemen yang dibangun tentu akan menjadi persaingan tersendiri di kalangan pemiliki apartemen dalam hal ini investor. Bahkan dengan adanya hal tersebut banyak apartemen yang sulit untuk disewakan. Hal tersebut tentu dipengaruhi beberapa hal yang membuat orang enggan untuk menyewa apartemen yang ditawarkan.

Seperti lokasi apartemen itu sendiri apakah strategis atau tidak, fasilitas yang ada di apartemen apakah sesuai dengan harga sewanya, kemudian juga dipengaruhi dari tingkat keamanan dari apartemen tersebut, dan juga apakah akses untuk menuju pusat perbelanjaan dan juga hiburan tergolong mudah.

Sehingga banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi apartemen. Sebaiknya jika berinvestasi apartemen usahakan di tempat atau daerah yang strategis serta memiliki fasilitas umum yang memadai baik pusat perbelanjaan, hiburan serta tingkat keamanan yang tinggi juga penting untuk diperhatikan.

Karena dengan adanya hal tersebut akan memberikan kenyamanan dan juga dapat memanjakan penghuni apartemen sehingga apartemen akan mudah disewakan serta akan mendatangkan keuntungan yang besar bagi investor.

Baca Juga Artikel :

Keterlambatan Sertifikat

Mungkin banyak berpikiran bahwa proses mendapatkan serifikat tidak membutuhkan waktu yang lama. Namun hal tersebut sepertinya harus dipikirkan lagi, pasalnya untuk mendapatkan sertifikat apartemen, proses pembangunan apartemen harus benar-benar selesai terlebih dahulu.

Adapun untuk proses pembangunan apartemen itu sendiri bisa mencapai 2 sampai 3 tahun dengan asumsi tidak ada keterlambatan dalam proses pembangunannya.

Setalah apartemen sudah selesai dibangun pihak pengembang akan melakukan serah terima dengan seluruh pemiliki apartemen ataupun investor, setelah itu baru proses pembuatan sertifikat bisa diselesaikan.

Dengan kata lain utuk mendapatkan sertifikat sebuah apartemen harus menunggu selama 2 sampai 3 tahun bahkan lebih. Tentu hal itu dapat merugikan investor jika sewaktu-waktu ingin mengambil pinjaman di bank ataupun digunakan untuk keperluan lainnya.

Karena investor atau pemilik belum memiliki tanda bukti legal yang menyatakan bahwa apartemen tersebut benar milik kalian.

Dari beberapa resiko yang bisa terjadi jika berinvestasi apartemen. Tentu dapat menjadi bahan pertimbangan kalian sebelum memutuskan untuk melakukan investasi apartemen. Sehingga kalian akan lebih berhati-hati lagi dalam memilih developer apartemen serta tidak akan mengalami resiko seperti diatas.