Peluang Usaha Jualan Manisan Rempah Prospeknya Menggiurkan

Bicara soal ‘manisan’, yang paling akrab di ingatan kita pasti berhubungan dengan buah. Ada manisan kedondong, manisan rambutan, manisan salak, manisan buah tin dan lain sebagainya. Di lihat dari pasarnya, manisan tergolong dalam makanan ringan. Karena bahan utama yang digunakan sudah diyakini menyehatkan, alami dan kaya manfaat, maka minat konsumen untuk olahan satu ini juga sangat banyak.

Kreatifitas dan inovasi di bidang kuliner memang sudah menjadi naluri masyarakat kita yang salah satunya karena pengaruh ketersediaan bahan makanan yang begitu melimpah. Dan kalau kita mau meneliti lebih jauh, setiap hari pasti ada aja olahan makanan baru yang tercipta.

Contoh yang belum lama ini trending adalah manisan yang terbuat dari rempah-rempah khas Indonesia seperti jahe, kencur, pala, dan temulawak. Ada banyak keunikan yang bisa jadi daya tawar tinggi dari makanan olahan ini. Oleh karena itu, usaha jualan manisan rempah bisa jadi alternatif peluang usaha yang sangat layak untuk dipertimbangkan.

Usaha Jualan Manisan Rempah

Tidak Hanya Soal Keunikan Rasa Tapi Juga Manfaat Herbal

Jika anda berminat tapi masih ragu untuk mulai jualan manisan rempah (padahal stok di daerah anda sangat melimpah atau mudah diperoleh), setidaknya poin ini menjadi jawabannya.

Rempah dari jaman dahulu hingga sekarang masih tetap dimanfaatkan untuk diambil rasanya sebagai bahan tambahan makanan dan juga khasiat herbalnya. Hampir semua rempah memiliki khasiat herbal. Prinsipnya, rempah selalu dicari.

Beberapa Contoh Manisan Rempah yang Banyak Dicari Oleh Konsumen

Secara umum ada dua bentuk produk manisan yang beredar di pasaran, yaitu manisan basah dan manisan kering. Rempah-rempah bisa diolah menjadi manisan basah atau kering, dan kedua-duanya memiliki sensasi yang sama-sama unik.

Sebagai inspirasi berikut adalah jenis rempah yang sering dijadikan manisan:


  • Manisan Jahe / Jahe Merah (jahe merah menawarkan sensasi rasa yang lebih pedas dan lebih banyak manfaat)
  • Manisan Temulawak (dapat meningkatkan nafsu makan)
  • Manisan Kencur (mampu menghilangkan stress, menyembuhkan batuk, hingga menghilangkan rasa nyeri)
  • Manisan Pala (kaya nutrisi sehingga mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit)

Baca Juga Manisnya Peluang Usaha Rujak Buah, Bisnis Remeh Tapi Menjanjikan

Kunci Sukses Produksi dan Jualan Manisan Rempah

Setelah melihat peluangnya, jualan manisan rempah sungguh sangat prospektif. Namun demikian, ada hal-hal teknis yang perlu dipertimbangkan agar usaha olahan manisan rempah ini dapat berjalan dengan maksimal. Tempat produksi, teknik pengeringan, dan packing adalah beberapa faktor penentu kesuksesan.

Tempat Produksi

Selain berhubungan dengan wilayah geografis (iklim dan cuaca), tempat produksi juga berarti jarak yang diperlukan untuk memperoleh bahan baku. Semakin dekat lokasi anda dengan bahan rempah-rempah seperti yang dicontohkan di atas, maka ada banyak kesempatan untuk meminimalisir biaya produksi.

Teknik Pengeringan (Untuk Manisan Kering)

Untuk skala kecil, teknik pengeringan cara tradisional (terik matahari) sudah cukup. Tapi anda juga wajib tahu tentang vacuum drying (mesin pengering vakum) untuk mengolah bahan makanan atau makanan menjadi kering dan setengah kering. Mesin ini dibandrol dengan harga sekitar 20 jutaan. Kalaupun vacuum drying belum dibutuhkan, setidaknya oven atau microwave bisa menjadi alternatif yang efektif.

Baca Juga Mesin Vacuum Frying Untuk Usaha Produk Keripik Buah

Packing dan Kemasan

Cara dan teknik packing pada akhirnya akan menentukan bagaimana produk anda bisa tampil sempurna, berapa lama akan bertahan sebelum masa kadaluarsa, bagaimana produk anda diangkut (bila dikirim ke jarak jauh untuk meminimalisir kerusakan), dan lain sebagainya.

Pada umumnya produk manisan kering dikemas di dalam plastik tebal, aluminium foil dan botol plastik atau kaca. Untuk produk manisan basah biasanya dikemas dalam botol kaca (botol selai).

Baca Juga Tips Membuat Kemasan Produk Yang Disukai Konsumen

Semoga menginspirasi!