Panduan Menanam Cabe Rawit Agar Panen Berlimpah

Masyarakat Indonesia tentu saja sudah sangat akrab dengan cabe rawit, pasalnya cabe rawit merupakan salah satu bahan makanan yang sangat mudah ditemui di sebagian besar hidangan khas Nusantara. Bahkan bagi para pecinta makanan pedas, rasanya masih ada yang kurang jika makan tanpa ditemani cabe rawit.

Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa cabe rawit yang memiliki nama latin Capsicum frutescens merupakan jenis cabe yang berasal dari Benua Amerika, namun kini telah menyebar ke seluruh dunia.

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa cabe rawit dikenal akan rasanya yang pedas sehingga menjadi favorit bagi para pecinta kuliner pedas. Di balik rasanya yang sangat pedas, ternyata cabe rawit memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, bahkan setara dengan buah jeruk yang mana tentu saja akan sangat baik bagi kesehatan tubuh. Sebagai jenis cabe favorit, jumlah permintaan terhadap cabe rawit selalu tinggi di pasaran sehingga membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya, berikut ini akan kami berikan panduan cara menanam cabe rawit agar panen berlimpah.

Menanam Cabe Rawit

Cara Menanam Cabe Rawit

  1. Mengolah Lahan

Salah satu hal yang wajib Anda lakukan sebelum menanam cabe rawit adalah mengolah lahan, Anda bisa melakukannya dengan cara menggemburkan tanah dengan cangkul ataupun bajak. Dengan langkah ini diharapkan juga tanah yang tadinya padat dapat menjadi longgar sehingga sirkulasi udara didalam tanah dapat berlangsung dengan baik.

Selanjutnya tanah yang sudah gembur dapat kita bentuk bandengan dengan tinggi kira-kira 100 cm. Dengan proses ini nantinya pembuangan air dapat menjadi lancar.

Setelah itu Anda bisa melakukan pengapuran yang dilanjutkan dengan proses pemberian pupuk dengan tujuan untuk mengembalikan unsur hara pada tanah, setelah itu diamkan tanah selama satu minggu.

  1. Memilih Benih Cabe Rawit

Anda bisa mendapatkan benih cabe rawit di toko ataupun dengan mengambil benih secara langsung dari tanaman cabe rawit yang usianya telah mencapai 7 bulan sehingga nantinya akan menghasilkan panen yang maksimal.


Jika memilih mengambil benih sendiri, harus kita pastikan indukan cabe rawit dihasilkan dari bibit yang unggul dan berkualitas tinggi. Selain itu kita juga harus memastikan indukan dalam kondisi sehat dan berbuah dengan baik.

Selanjutnya kita bisa menyemai benih cabe rawit di polybag yang telah diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan arang sekam dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.

  1. Proses Penanaman Cabe Rawit

Setelah cabe rawit berusia kurang lebih satu bulan dalam polybag dan telah tumbuh sekitar 4 hingga 6 helai daun, maka Anda bisa memindahkannya ke lahan yang sudah dipersiapkan diawal tadi.

Anda harus menanam atau memindahkan bibit cabe rawit ke lahan secara hati-hati agar tidak merusak bagian akarnya, proses pemindahan ke lahan sebaiknya dilakukan pada sore atau pagi hari dengan tujuan agar tanaman tidak langsung mendapat panas matahari.

  1. Proses Perawatan Cabe Rawit

Proses perawatan cabe rawit sangatlah penting karena akan menentukan keberhasilan panennya, Anda diharuskan untuk melakukan penyiraman terutama pada musim kemarau agar tanaman tidak mati.

Anda juga harus memasang ajir agar tanaman cabe rawit tidak mudah roboh, selain itu Anda juga harus melakukan pembersihan gulma atau tanaman pengganggu. Pasalnya jika tanaman ini tidak pernah dibersihkan, lama kelamaan cabe rawit dapat kekurangan nutrisi akibat terserap oleh tumbuhan disekitarnya.

Dan jangan juga lupakan pemupukan ulang menggunakan kompos agar panen cabe rawit didapat lebih cepat dengan hasil yang memuaskan.

  1. Proses Pemanenan Cabe Rawit

Masa panen cabe rawit tergolong cukup lama di mana Anda bisa melakukan pemanenan jika usianya sudah mencapai 6 hingga 7 bulan setelah masa tanam. Sedangkan umur dari tanaman cabe rawit sendiri dapat bertahan hingga 2 tahun, pada masa ini cabe rawit dapat kita panen hingga kurang lebih 15 kali panen.

Meski begitu perlu diketahui juga semakin sering di panen kemungkinan cabe rawit akan mengalami penurunan kualitasnya.

Proses pemanenan akan lebih baik jika dilakukan pada pagi hari di mana Anda bisa memetik cabe rawit secara langsung menggunakan tangan dan memasukkannya ke dalam wadah yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca Juga Cara Menanam Pepaya California Agar Panen Banyak

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk melakukan usaha budidaya cabe rawit, maka Anda bisa mengikuti panduannya di atas. Semoga dapat menjadi informasi yang bermanfaat…