Menyikapi Pinjaman Modal Usaha Ke Bank

Saat datang sebuah kesempatan, seorang yang memiliki jiwa pebisnis pasti akan langsung memanfaatkannya. Begitulah salah satu dari sekian banyak alasan saat kita ahirnya memutuskan untuk mengajukan pinjaman modal usaha ke bank.

Tentu bukan karena alasan itu saja, dalam dunia usaha modal merupakan sebagian yang tidak dapat di pisahkan. Paling baik memang pastinya modal tersebut adalah milik sendiri, namun jika karena keterbatasan kita harus berhutang itupun tidak menjadi soal asalkan kita mampu bijak menyikapinya. Karena jika tidak, bukan hanya usaha saja yang berhenti berjalan, tambahannya ya kita akan terbelit hutang.

Perlu di ketahui juga kebanyakan pengusaha besar di luar sana pun rata-rata memiliki pinjaman, maka jika memang kita tidak mampu menyediakannya tidak ada salahnya jika kita ambil cara yang serupa, dari pada kita menyerah ?

Untuk bisa bijak menyikapi pinjaman kita bisa mengambil pelajaran dari orang-orang yang sudah lebih dulu menggunakan modal usaha dari bank. Utamanya, kita ambil pelajaran mengenai alasan seseorang gagal melunasi pinjamannya, tentu saja agar kita tidak ikut terjerumus kedalam keadaan yang demikian.

Menyikapi Pinjaman Modal Usaha Ke Bank

Sebab Gagal Melunasi Hutang

Pertama, paling sering terjadi adalah sebab salah dalam mengelola pinjaman, paling parahnya adalah karena di gunakan bukan untuk semestinya, seperti untuk kepuasan pribadi, foya-foya dan sejenisnya. Kesalahan mengelola pun seringkali di alami karena buruknya menejemen keuangan perusahaan.

Kedua, karena kesalahan perhitungan sehingga bisnis berjalan tidak sesuai dengan harapan. Termasuk kedalam hal ini juga karena pengaruh dari eksternal usaha seperti pasaran sepi, ketatnya persaingan dan lain sebagainya.

Perencanaan Sebelum Memutuskan Meminjam

Tujuan Penggunaan

Jika untuk tujuan membuka usaha, kita harus ekstra teliti dalam memprediksi kedepan apakah usaha bisa terus menguntungkan. Pasalnya pinjaman ini akan terus ada hingga jangka panjang, maka kita harus bisa memastikan bidang bisnis yang kita pilih bukanlah musiman.

Sedangkan jika untuk pengembangan usaha kita harus bisa pastikan bahwa usaha yang telah di jalankan sudah menguntungakan. Sebaiknya pinjaman modal ini bukan di gunakan untuk bertahan karena bisnis sedang dilanda kesulitan.

Strategi Untuk Melunasi Pinjaman

Perencanaan strategi untuk mempersiapkan pembayaran nantinya harus di siapkan sejak sebelum mulai meminjam. Ini mutlak harus di lakukan, agar setidaknya kita memiliki gambaran.

Harus kita ketahui dulu bahwa sahnya dengan adanya modal maka keuntungan yang bisa dihasilan dapat mencapai seberapa besar, meski tidak akan ada kepastian namun jika ada gambaran maka kita akan bisa memperhitungkan dengan lebih matang.

Disiplin

Sebelumnya juga kita harus persiapkan kedisiplinan yang tinggi dalam menggunakan pinjaman dari bank. Perlu kita persiapkan menejemen yang bisa membagi mana keperluan pribadi dan keperluan usaha.

Baca juga berikut ini rahasia cara sukses berbisnis orang tionghoa

Upaya Membereskan Pinjaman

Selain kita haru memikirkan dan memepersiapkan sejumlah cicilan untuk melunasi hutang setiap bulannya, upayakan juga untuk bisa menyisihkannya untuk tabungan. Upaya ini dimaksudkan untuk berjaga jikalau kedepan menghadapi situasi pelik dalam pemasaran.

Karena setiap usaha pastinya tidak akan selalu berjalan lancar, meski itu yang kita selalu upayakan. Keuntungan tidak bisa seperti gajian karyawan yang besarannya tetap stabil setiap bulan. Dalam bisnis adakalanya kita bisa mendapatkan lebih besar atau sebaliknya. Tabungan tersebutlah yang akan bertugas membereskan cicilan pinjaman ke bank saat target keuntungan tidak tercapai.

Meski cicilan umumnya di bayarkan perbulan, namun hendaknya kita membagi kembali dengan jangka waktu yang lebih dekat seperti harian atau mingguan. Manfaatnya agar kita tidak terlalu merasa terbebani saat tagihan cicilan bulanan datang.

Baca juga resiko berbisnis yang harus siap di hadapi