Mengenal Seluk Beluk Bisnis Money Changer

Bisnis money changer – Tidak begitu banyak kita temui bisnis seperti ini selain di tempat-tempat tertentu seperti daerah wisata yang banyak didatangi turis asing, airport, atau money changer kelas perusahaan besar yang biasanya berada di wilayah perkotaan. Memang karena pangsa pasarnya cukup terbatas, maka bisnis seperti ini membutuhkan lokasi khusus untuk bisa berjalan.

Meski begitu, jika sesuai dengan targetnya dan didirikan di lokasi yang tepat, maka bisnis money changer ini bisa cukup mendatangkan hasil yang lumayan tergantung dari besar kecilnya skala usaha yang didirikan.

Seperti di wilayah pariwisata yang di favoritkan para turis-turis asing. Money changer menjadi salah satu tempat yang pasti mereka butuhkan selama tinggal disana.

Bisnis Money Changer

Sistim kerja bisns money changer sendiri adalah jasa penukaran mata uang. Pelakunya perlu menyediakan berbagai mata uang yang sering diperlukan dilokasinya, diantaranya seperti dollar amerika, dollar hongkong, yen, euro, dan sebagainya. Keuntungan didapatkan adalah dari selisih nilai uang yang tukarkan hasil pembelian mata uang dari konsumen dengan harga yang lebih rendah.

Misalnya saja, seorang turis ingin menukarkan Dollar miliknya dengan mata uang rupiah. Maka money changer akan memiliki nilai patokan harga pembelian dollar yang nilainya berada di bawah kurs pada waktu tersebut agar bisa menjualnya kembali dengan harga normal yang lebih tinggi. Selisih harga itu yang nantinya akan menjadi keuntungan.

Maka dari itu seorang pelaku usaha money changer wajib memiliki informasi yang terupdate mengenai nilai kurs mata uang yang berlaku. Karena yang seperti kita ketahui kurs mata uang ini nilainya bisa berubah setiap saat karena berbagai sebab. Selain itu jika pelakunya handal dalam memprediksi trend naik turunnya mata uang, bisa menjadi keuntungan tersendiri dari hasil penjualan di moment yang tepat.

Namun untuk menjalankan bisnis ini juga tidak boleh sembarangan, karena sekarang ini untuk membuka sebuah money changer atau penyelenggara kegiatan penukaran valuta asing bukan bank, dibutuhkan perijinan dari pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia. Bagi mereka yang menjalankan usaha ini tanpa ijin tentunya akan dikenai sangsi berupa penghentian kegiatan usaha.

Maka dari itu sebelum berencana akan memulainya, sebaiknya tempuh terlebih dahulu berbagai ketentuan perijinan yang berlaku. Agar nantinya usaha bisa berjalan dengan lancar.

Baca juga artikel peluang usaha menguntungkan di tempat wisata