Mengenal Pohon Jabon Dan Peluang Investasinya

Pohon jabon ahir-ahir ini tengah menjadi primadona di industri perkayuan Indonesia. Sebabnya jenis pohon yang satu ini memiliki kelebihan fisik yang keras, kuat serta tahan dari serangan hama penyakit. Yang juga menjadi lebih disukai adalah jangka waktu pertumbuhannya yang terbilang cepat untuk sekelas kayu keras, rata-rata panen dapat dilakukan dikisaran umur 5 tahun.

Di umur demikian, pohon jabon rata-rata telah memiliki tinggi hingga 25 meter dan umumnya volume kayu dapat mencapai kurang lebih 0.9 meter kubik untuk setiap pohonnya.

Hebatnya lagi, pohon jabon ini bisa di panen hingga 3 atau minimal 2 kali untuk setiap kali tanam, karena karakteristik pohonnya yang bertunas. Bahkan pada setelah penebangan pertama, tunas pohonnya dapat tumbuh lebih cepat dari masa awalnya oleh sebab akarnya yang sudah lebih meluas.

Pohon Jabon Dan Peluang Investasinya

Peluang Investasi Pohon Jabon

Oleh karena banyak kelebihan yang dimilikinya, investasi pohon jabon kini mulai dilirik para pemilik lahan. Saingan pohon terdekatnya yakni pohon sengon banyak dinilai lebih sulit dalam hal perawatannya akibat sering dihinggapi berbagai penyakit.

Lalu bagaimana peluangnya pohon jabon di pasaran ?

Tidak perlu khawatir investasi jabon anda akan sulit di pasarkan, pasalnya sudah banyak industri yang siap menyerap berapapun hasil dari kayu ini. Diantaranya saja industri kertas, kayu lapis, mebel, hingga digunakan sebagai alat pertukangan. Produk hasil olahan industri-industri tersebut juga telah tembus hingga pasar mancanegara.

Adapun mengenai harga jual dari kayu jabon ini, selama beberapa tahun kebelakang terus mengalami peningkatan. Kisaran harganya dimulai dari 600 ribu rupiah per m3 hingga pernah mencapai 1,2 juta per m3.

Kebutuhan terhadap kayu yang dipastikan akan terus meningkat, tidak hanya untuk menutupi kebutuhan dalam negri namun hingga pasar luar negri. Maka dari itu nilai jual dari berbagai macam kayu tentunya akan terus bertambah, termasuk pada kayu jabon ini.

Baca juga artikel furniture dari kayu bekas tembus pasar ekspor

Menanam Dan Perawatan Pohon Jabon

Bibit pohon jabon dapat mulai di tanam pada tinggi kurang lebih 30 cm. Untuk jarak ideal penanaman antar pohon berjarak 3 sampai 4 meter, hal ini menjadi penting karena saat nanti pohon mulai tumbuh tinggi jangan sampai saling bersinggungan karena akan berpengaruh kepada intensitas sinar dari matahari yang didapat.

Sebelum memulai menanam jangan lupakan lubang yang dipersiapkan perlu di taburi pupuk kompos atau pupuk kandang.

Karena pohon jabon ini cukup sensitif terhadap kekurangan air terlebih dalam umur yang masih muda, maka waktu yang paling tepat untuk menanam adalah di masa musim penghujan agar ketersediaan air melimpah.

Selanjutnya untuk memastikan pertumbuhan pohon jabon sempurna, diperlukan adanya perawatan berupa pemupukan hingga pohon berumur 3 tahun. Adapun pupuk yang biasa di berikan adalah kompos, pupuk organik ataupun pupuk kandang yang dapat menjaga tanah dan pohon tetap subur.

Selain itu, di sekitar pohon perlu juga secara rutin dilakukan pembersihan dari berbagai tanaman-tanaman pengganggu.