Mengenal Apa Itu Bitcoin dan Cara Kerjanya


Bitcoin menjadi salah satu dari hal-hal yang dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan banyak perbincangan di seluruh dunia. Ada banyak cara untuk memahami apa itu Bitcoin. Izinkan saya menjelaskannya kepada Anda dengan bantuan sebuah contoh dalam kehidupan nyata.

Hari ini, katakanlah Anda perlu mengirim uang dari Indonesia ke AS. Anda menggunakan layanan transfer bank atau layanan seperti PayPal atau Payoneer untuk mengirim uang.

Untuk pengiriman uang seperti itu (memakai jasa pihak ketiga), Anda akhirnya membayar banyak biaya:

  • Biaya konversi mata uang.
  • Biaya layanan ke bank untuk menyimpan catatan uang anda dan memastikan keamanan.
  • Jika Anda menggunakan gateway pembayaran seperti Stripe, 2Checkout, PayPal, atau lainnya, Anda akan membayar biaya transaksi. Beberapa dari mereka juga memotong biaya konversi.

Secara teknis, Anda membayar uang ke bank untuk mengamankan dan mentransfer uang atas nama Anda. Pada kenyataannya, semuanya dimonitor pada buku besar (catatan bank) dan uang hanya ditransfer secara digital dari satu akun ke akun lainnya.

Ini tidak seperti pengiriman fisik barang, uang tidak dipindahkan secara fisik. Namun meskipun digital, kita biasanya membayar sebagian besar jumlah transfer (2% hingga 10%) sebagai biaya “layanan”. Katakanlah Anda mentransfer $100 dari satu negara ke negara lain, kemungkinan biaya yang akan di charge adalah $2 – $10 untuk berbagai layanan.

Meskipun semuanya dilakukan secara digital, mengapa Anda kehilangan begitu banyak uang ?

Nah, inilah cara bank dan layanan pengiriman uang seperti PayPal dan Payoneer terus mengeruk keuntungan dari para nasabahnya.

Tetapi ada solusi untuk masalah transaksi lintas batas ini (alias pengiriman uang):

Apa Itu Bitcoin dan Cara Kerjanya

Bitcoin Tawarkan Kemudahan dan Penghematan Biaya Transfer

Tidak seperti uang kertas (IDR, INR, Dolar AS, Euro dan mata uang kertas lainnya), Bitcoin tidak diatur oleh negara mana pun. Ini seperti mata uang resmi internet dan siapa saja yang memiliki koneksi internet dapat memilikinya dan menggunakannya.

Hal ini menjadikannya independen dari monopoli perusahaan dan pemerintah karena segala sesuatu tentang Bitcoin diatur oleh komunitas besar pengguna seperti saya, Anda, dan semua orang lain yang menggunakannya.

Hal terbaik tentang Bitcoin adalah betapa mudahnya mentransfer ke seluruh dunia dengan biaya yang sangat rendah.

Misalnya, mentransfer sejumlah Bitcoin apa pun dari Amerika Serikat ke India atau Eropa hanya akan dikenakan biaya $2-3 atau bahkan kurang dari itu.

Transaksi Anda juga tetap anonim. Hanya pengirim dan penerima yang tahu siapa yang terlibat dengan transaksi.

Ketika dunia perlahan mengadopsi dan menerima Bitcoin, individu dab bisnis menghemat banyak uang saat melakukan bisnis secara global.

Apa Itu Bitcoin ?

Bitcoin adalah mata uang digital (cryptocurrency atau uang kripto) yang independen dari negara atau entitas geografis dan dapat digunakan oleh siapa saja yang terhubung ke internet.

Seperti cara Anda menyimpan uang Anda di dompet atau bank, Bitcoin disimpan dalam “Wallet Bitcoin”. Semuanya dilakukan secara elektronik dan tidak ada uang kertas (seperti Dolar AS, INR, YEN, atau mata uang kertas lainnya) yang terlibat.

Untuk membelanjakan atau menerima Bitcoin, Anda hanya perlu menggunakan dompet Bitcoin. Setiap dompet Bitcoin dapat memiliki satu atau lebih “Address” atau “alamat dompet”. Ini adalah alamat internet unik untuk memastikan anonimitas transaksi yang membantu Anda tetap aman. Anda dapat menggunakan alamat dompet unik untuk setiap transaksi yang Anda lakukan.

Anda juga dapat memasang dompet Bitcoin di komputer atau ponsel Anda. Setelah instalasi, itu akan menghasilkan alamat dompet Bitcoin dan Anda dapat menggunakan alamat itu untuk menerima Bitcoin dari siapa pun dan di mana pun di dunia.

Bagaimana Cara Kerja Bitcoin ?

Bitcoin berfungsi pada teknologi blockchain. Blockchain adalah buku besar publik bersama di mana seluruh jaringan Bitcoin bergantung. Setiap transaksi yang dikonfirmasi (termasuk Bitcoin yang baru dirilis) ditambahkan ke dalam blockchain.

Ketika ada pengguna yang memulai transaksi baru (mengirim atau menerima bitcoin), transaksi diverifikasi menggunakan blockchain.

Pikirkan ini seperti buku besar fisik yang dikelola oleh bank. Satu-satunya perbedaan adalah, dalam hal ini, dikelola oleh publik dan siapa pun dapat menggunakan buku besar untuk mencocokkan transaksi.

Bitcoin menggunakan kriptografi kunci Publik. Sistem ini menggunakan dua bagian informasi untuk mengotentikasi pesan.

Ketika Anda mengatur dompet Bitcoin untuk pertama kalinya, Anda diminta untuk membuat kunci pribadi (juga dikenal sebagai “Seed”). Ini adalah bagian terpenting dari keamanan Bitcoin. Hal yang ideal untuk dilakukan adalah menuliskan kata kunci Seed Anda di selembar kertas dan simpan di tempat yang aman.

Penting: Jangan pernah menulis kunci pribadi Anda (Seed) secara online dan jangan bagikan dengan siapa pun!