Membangun Usaha Pelet Ikan Rumahan

Kebutuhan akan pelet ikan terutama untuk mencukupi pasar para peternak sangatlah besar, mengingat konsumsi masyarakat terhadap ikan juga yang semakin meningkat. Seringkali pasokannya di pasaran masih belum sepenuhnya memenuhi permintaan, sebabnya ikan ini bisa menjadi alternatif pilihan untuk di konsumsi selain daging dan juga ayam.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan para peternak, usaha pembuatan pelet ikan ini bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Meski sebagian besar pasar pelet ini didominasi oleh industri pabrik besar, namun karena harganya yang cukup tinggi, pelet ikan hasil olahan rumahan masih bisa berpeluang mendapatkan bagian.

Bagi para peternak ikan, pemberian pakan berupa pelet ini menghabiskan sebagian besar biaya produksinya, bisa berkisar diatas 50% per setiap kali panen biaya untuk pelet ini dikeluarkan. Maka tidak heran mereka akan berupaya mencari celah untuk menekan pengeluaran ini, salah satunya dengan mencampur pemberian pelet antara hasil buatan pabrikan dengan hasil rumahan yang harganya lebih terjangkau.

usaha pembuatan pelet ikan

Sekilas Tentang Cara Pembuatan Pelet Ikan

Untuk usaha pembuatan pelet ikan rumahan, produksi dapat di lakukan dengan menggunakan mesin khusus untuk mencetak pelet sehingga berbentuk seragam. Cara pembuatannya terbilang sederhana karena hanya tinggal memasukan bahan-bahan yang di butuhkan, biasanya berupa jagung, bungkil kedelai, dedak, tepung ikan, dan minyak sawit, kemudian di giling hingga teksturnya sesuai. Selanjutnya hasil gilingan tersebut akan di teruskan kedalam mesin cetakan, dan secara otomatis hasilnya akan keluar sesuai dengan ukuran yang di inginkan, dari situ pelet hanya tinggal di angin-anginkan hingga kering dan siap untuk di kemas.

Advertisement

Yang sedikit sulit dilakukan dalam membangun usaha pelet ikan ini diantaranya adalah harus bisa membuat pelet dengan kadar nutrisi yang cukup untuk ikan. Karena ikan yang di ternakan dengan mengkonsumsi pakan yang kurang bernutrisi bisa menyebabkan jangka waktu panen menjadi lebih lama, sehingga para peternak akan slektif dalam memilih pelet ini.

Salah satu cara mengatasi hal ini adalah dengan selalu menjalin komunikasi dengan para peternak, untuk memantau bagaimana perkembangan hasil ternakan yang diberi pelet hasil produksi kita. Dengan begitu kita akan selalu mendapatkan masukan bagaimana kualitas pelet yang mereka perlukan, jika ada kekurangan dengan cepat kita bisa meracik kembali bahan-bahan yang di perlukan hingga nutrisinya mencukupi.

Upaya Pemasaran

Dalam langkah pemasaran, upayakan untuk membuat pelet yang paling di butuhkan di wilayah usaha kita. Karena jenis pelet ikan ini bermacam-macam, seperti untuk lele atau ikan mas, pastinya akan berbeda kebutuhan pakannya. Belum lagi ada perbedaan dalam pemberian jenis pelet untuk ikan anakan dan dewasa. Dengan adanya hal tersebut, maka untuk bisa sukses membangun usaha pelet ikan rumahan ini diperlukan analisa kebutuhan pasar di daerah masing-masing.

Upaya selanjutnya yang harus di lakukan adalah dengan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan para peternak. Langkah yang ditempuh pada umumnya oleh para pelaku usaha pelet ikan ini adalah dengan memberikan keleluasaan kepada peternak untuk membayar pakan dengan hasil panennya nanti, dengan begitu para peternak akan terbantu dalam biaya pengadaan modal.

Baca juga untung besar budidaya ikan patin