Mau Buka Cabang Usaha Baru, Simak Tipsnya Disini

Membuka cabang usaha baru merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan sebuah bisnis yang sedang di rintis. Dengan menempuh langkah ini menjadi suatu tanda juga bahwa usaha yang di jalankan sedang melangkah menuju lebih besar. Sebabnya tidak mungkin sebuah usaha yang berjalan tanpa ada peningkatan pelakunya berniat akan menambah cabang, jikalau pun langkah ini di paksakan hanya akan membuang modal dengan sia-sia.

Pada umumnya ada beberapa sebab yang mengharuskan sebuah bisnis di kembangkan dengan cara membuka cabang baru ini. Yang pertama, permintaan dari konsumen yang sudah tidak terlayani lagi karena jumlahnya yang terus bertambah, mau tidak mau agar kesempatan tidak terbuang percuma kita harus bangun kembali sebuah cabang baru agar konsumen bisa terlayani seluruhnya.

Sebab berikutnya adalah karena bemaksud melipat gandakan keuntungan, misalnya di lokasi awal bisnis didirikan telah berhasil meraih respon yang bagus dari konsumen, maka agar keuntungan semakin basar di tempuhlah langkah membuka cabang usaha baru di lokasi lain, dengan harapan dapat mengulang kesuksesan seperti di tempat sebelumnya.

Lalu sebab lainnya adalah karena sengaja bidang usahanya akan di waralabakan atau di franchise kan ke pihak lain. Hal ini pun sebetulnya sama saja dengan bermaksud membuka cabang usaha yang baru, dan strategi yang harus di lakukan juga tentunya sama. Yang sedikit membedakan adalah dalam hal penggunaan modal, dengan di waralabakan maka tentunya modal akan menjadi tanggung jawab pihak pembeli usaha.

membuka cabang usaha baru

Dan masih banyak sebab-sebab lain yang mengharuskan sebuah usaha ini membuka cabang baru di tempat lain. Apapun itu harus kita sadari melakukan langkah ini akan memerlukan strategi yang matang agar semua cabang bisnisnya bisa berjalan menghasilkan. Jangan sampai karena dengan membuka cabang usaha ini ahirnya bisnis yang awalnya berjalan baik malah menjadi berantakan karena tidak mempersiapkan strategi yang jitu dalam menjalankannya.

Baca juga waspada waktu rawan di 3 tahun awal berbisnis

Ketersediaan Modal

Paling awal harus kita persiapkan adalah ketersediaan modal, untuk membuka cabang usaha yang baru tentunya modal yang harus di kelarkan juga besarannya hampir sama dengan seperti pada saat awal merintis usaha. Tempat usaha, stok barang, sumberdaya dan lain sebagainya wajib di adakan kembali.

Advertisement

Sering kali para pelaku usaha mengatasi modal untuk membuka sebuah cabang barunya adalah dengan cara mengandalkan hasil dari pinjaman, baik itu kepada lembaga pinjaman seperti bank dan sejenisnya atau pun dari tempat lainnya. Jika hal ini dilakukan maka kita harus benar-benar hati-hati mengunakannya, persiapkan dengan matang segala sesuatunya agar cabang baru yang di buka bisa menghasilkan guna menutupi pinjaman.

Baca juga cara dan tips mengajukan pinjaman modal usaha ke bank

Standart Kualitas Produk

Menjalankan usaha di satu tempat tentunya akan berbeda dengan sudah memiliki cabang usaha yang baru di tempat lain. Kita sebagai pemilik usaha harus bisa menjalankan seluruh cabang usaha sekaligus dengan baik. Segala pekerjaan kita nantinya akan berlipat dari sebelumnya, maka sebelum berniat membuka cabang harus kita sadari hal ini. Terutamanya dalam men standart kan kualitas dari produk yang di pasarkan, sama sekali jangan ada perbedaan dari produk sebelumnya.

Salah satu caranya adalah dengan memiliki sumberdaya atau karyawan yang bisa kita percaya kinerjanya untuk bisa membantu kita menyelesaikan kewajiban tersebut. Karena pada dasarnya jika semuanya harus kita jalani sendiri niscaya tidak akan bisa terpenuhi. Maka sebelum berniat akan membuka cabang usaha baru, sebaiknya dari jauh-jauh hari kita persiapkan sumberdaya ini.

Target Konsumen Baru

Maksud dari membuka cabang usaha pada intinya adalah menemukan konsumen baru yang bisa menyerap produk. Maka agar hal ini terlaksana, sebelum membuka cabang kita harus melakukan riset kembali mengenai potensinya di lokasi yang dimaksud. Dan sedikit banyaknya kita harus berpromosi kembali agar bisa menarik konsumen baru tersebut.

Baca juga strategi riset pasar yang tertarget

Pasokan Bahan

Jangan lupakan juga distribusi pasokan bahan atau stok jualan kepada cabang bisnis yang didirikan, terutama jika lokasinya berjauhan seperti berbeda kota misalnya. Yang harus di perhatikan adalah kemungkinan terjadinya kenaikan biaya yang di perlukan untuk pendistribusian bahan atau stok ke tempat yang baru. Misalnya biaya ongkos, pegawai, waktu atau hal lainnya.

Salah satu cara mengatasinya adalah, kalkulasi kembali nilai jual dari produk dengan di tambahkan perkiraan biaya distribusi hingga produk bisa di pasarkan di tempat yang baru, jika memungkinkan harga jual sebaiknya tidak berbeda jauh dari harga sebelumnya atau akan lebih baik jika harga jualnya bisa merata, upayakan juga untuk mencari pemasok bahan atau supplier stok jualan lain yang lokasinya berdekatan sehingga biaya distribusi bisa di tekan.

Itulah beberpa tips yang bisa menjadi masukan untuk anda yang berniat akan membuka cabang usaha atau perusahaan baru. Semoga bisa menginspirasi…