Masih Bingung Mau Bisnis Apa ? Berikut Tips Penting Untuk Membangun E-Commerce Pertamamu

Untuk sekarang media sosial bukan lagi hanya untuk chatting dan share status saja. Diantara kamu mungkin sudah mem-follow beberapa akun online shop atau mencoba bisnis dengan bermodalkan smartphone.

E-commerce atau bisnis online sudah mulai menjamur di kalangan masyarakat Indonesia, terutama kamu yang sekarang mungkin lagi sibuk pilih produk online yang mau dibeli. Asalkan kamu tahu, masyarakat Indonesia adalah pasar yang tepat untuk bisnis satu ini, melihat daya beli yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi internet yang menjadi modal utama bukan lagi hal yang susah didapatkan.

Kamu pasti tahu, orang Indonesia terkenal sebagai user atau customer internet terbesar. Entah itu digunakan untuk mencari informasi, chatting, diskusi forum, mengunduh musik, video, games dan kebutuhan lainnya.

Diantara sejarah munculnya e-commerce di Indonesia, salah satunya adalah keinginan beberapa masyarakat untuk mengembangkan bisnis melalui internet, seperti keberhasilan e-commerce di Amerika dan China. Sebagai warga negara Indonesia, kamu tidak ingin selalu menjadi user produk negara lain, tetapi juga creator yang menghasilkan profit. Inilah yang membawa e-commerce mulai dicoba.

Penelitian di Amerika menunjukkan jika 30% dari masyarakatnya telah menggunakan internet, ternyata mengakibatkan pertumbuhan e-commerce yang luar biasa besarnya. Sedangkan, Indonesia memiliki populasi pengguna internet sekitar 40-50 juta dan tahun depan dapat bertambah, mempunyai peluang untuk merambah bisnis online ini. Karena peluang brand untuk memperkenalkan produknya ke pasar melalui internet menjadi penting.

Tahun 2015, pertumbuhan e-commerce di Indonesia meningkat pesat dan mulai semarak di berbagai media sosial dan iklan telivisi swasta. Jadi, apakah kamu tertarik mencoba peluang e-commerce ini?

Trend commerce menyebabkan banyak orang untuk mencoba membangun bisnis online ini dari mulai yang paling sederhana sampai yang rumit. Dari mulai modal dana yang bisa sampai milyaran atau hanya dengan smartphone dan internet. Konsisten, keahlian marketing dan keativitas juga diperlukan untuk membangun e-commerce. Sehingga tidak menjadi bisnis yang mudah gulung tikar.

Melihat daya beli konsumen yang semakin meningkat, membuat proyeksi e-commerce begitu menjanjikan. Bagi kamu yang tertarik berbisnis, bisa mencoba bisnis satu ini. Tapi, sebelum melangkah lebih jauh, penting buat kamu tahu produk yang menjadi incaran konsumen.

Baca juga pengertian bisnis e-commerce beserta contohnya

Produk Fashion

Fashion menduduki peringkat pertama produk yang paling diminati konsumen. Tidak salah lagi, karena produk ini dapat merangkul semua usia dan kalangan masyarakat. Trend yang cepat dan keinginan untuk tetap modis menjadi salah satu faktor kuat bagi konsumen untuk terus mengikuti produk ter-update dari online shop.

Produk kecantikan

Bagi kamu kaum hawa, menjaga dan merawat kecantikan adalah penting. Begitu juga memilih lotion, bodysoap, krim wajah dan vitamin kulit tidak bisa sembarangan. Produk-produk  yang ditawarkan oleh bisnis ini terkadang impor.

Gadget

Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan primer kamu pun ikut berubah. Berbagai pilihan gadget membuatmu berburu harga murah tapi kualitas oke, seperti mencari di situs e-commerce.

Perlengkapan rumah tangga

Belanja perlengkapan rumah tangga secara online mulai diminati masyarakat menengah keatas, karena kualitas terjamin (impor) dan harga terjangkau. Selain itu, fasilitas yang diberikan e-commerce seperti kemudahan berupa pengiriman kemanapun menjadi alasan menarik konsumen berbelanja online.

Hobi (novel, barang-barang Kpop, Anime, ComicCon, merchandise)

Tidak ada yang menghalangi kamu untuk berbisnis dan itu tidak jauh-jauh dari hobimu. Kamu bisa memanfaatkan koneksi dan pengetahuanmu untuk berbisnis produk ini.

Advertisement

Memilih produk yang akan dijual penting, karena kamu tidak akan bisa mendapatkan konsumen jika tidak tahu fokus produk apa yang akan kamu pasarkan. Lebih baik nih, pilih produk yang kamu tahu dan mampu untuk mengelolanya.

Baca juga artikel produk paling laris dijual di online shop

Untuk mempermudah memulai bisnis online ini, kamu perlu tahu tentang bentuk layanan yang akan kamu berikan ke konsumen. Di Indonesia, sudah dikenal 5 jenis bentuk e-commerce, yaitu:

1. Classifieds atau daftar iklan baris

Bentuk e-commerse paling sederhana. Bisnis ini tidak terlibat langsung dalam proses jual beli. Kamu hanya menjadi media untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli di suatu tempat atau perjanjian yang sudah dibuat.

Pasti sering mendengar istilah COD atau cash on delivery kan? Nah e-commerce ini sering menggunakan istilah tersebut dalam perjanjian transaksinya, seperti Berniaga, Kaskus FJB dan OLX.

Baca juga artikel arti dan penjelasan cod dalam jual beli online

2. Marketplace C2C (Customer to Customer)

Bisnis online satu ini hampir sama dengan classifieds, tetapi hanya memberikan fasilitas tambahan berupa layanan pembayaran dari transaksi yang dilakukan. Biasanya pihak e-commerce menggunakan rekening pihak ketiga untuk menjembatani transaksi pembeli, penjual dan e-commerce.

Tokopedia menjadi salah satu e-commerce yang mengadopsi bentuk bisnis ini. Jika kamu memulai bisnis ini, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan dari iklan premium dan komisi.

3. Shopping Mall

Tidak beda jauh layanannya dengan Marketplace C2C, kecuali pada sisi penjual e-commerce yang terjun di bisnis ini. Penjual e-commerce merupakan brand-brand besar yang sudah memiliki nama di pasar lokal maupun internasional. Keuntungan didapatkan dari komisi brand besar yang dijual.

Dalam kasus ini, kamu perlu memiliki koneksi besar, tidak bisa asal memilih brand. Kamu bisa lihat contoh e-commerce yang menggunakan bentuk ini pada Blibli.

4. Toko Online B2C (Business to Customer)

Fokus bisnis ini adalah penjualan produk milik pihak e-commerce itu sendiri kepada pembeli. Sehingga semua hasil transaksi menjadi milik pihak e-commerce.

Bentuk bisnis ini tidak mudah, selain harus meng-handle semua aktivitas penjualan secara mandiri juga diperlukan modal besar untuk membangun bisnis seperti ini. E-commerce yang menggunakan bentuk bisnis ini diantaranya Lazada dan Bhineka.

5. Social MediaShop

Bentuk bisnis terakhir ini sudah menjamur di Indonesia. Bisnis ini menggunakan media sosial sebagai wadah transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. Kemudahan bisnis ini membuat peminatnya banyak, apalagi di kalangan anak muda.

Bisnis online ini lebih cocok kamu coba, jika kamu hanya ingin melihat seberapa jauh minat bisnismu lewat internet. Selain itu, keahlianmu bersosial media bisa membantumu mendapatkan profit.

Gimana? Mulai tertarik kan untuk mencoba salah satu bentuk e-commerce?

Bisnis online atau e-commerce memiliki masa depan yang cerah di pasar Indonesia. Kemudahan internet dan daya beli yang terus meningkat membuat bisnis ini mulai digeluti.

Tidak banyak anak muda yang memiliki pekerjaan sampingan mengelola bisnis online yang masih lewat media sosial. Jika kamu tertarik membangun usaha sendiri. Tidak ada salahnya mencoba metode bisnis berbasis internet e-commerce ini. Make your own business now!

Baca juga artikel e-commerce sebagai langkah awal dan penyempurna bisnis anda