Manajemen Keuangan Untuk Usaha Kecil Menengah

Usaha kecil menengah merupakan jenis usaha yang paling banyak dilakukan oleh pengembang bisnis. Meskipun namanya usaha kecil menengah namun bukan berarti jenis usaha ini tidak memerlukan manajemen keuangan. Manajemen keuangan adalah hal yang mutlak dilakukan oleh setiap pengusaha lintas skala bisnis. Mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar pun wajib melakukan manajemen keuangan. Sebab ini adalah salah satu langkah awal yang sangat menentukan kesuksesan seorang bebisnis.

Bisnis yang tidak melibatkan perencanaan keuangan bisa dipastikan akan mengalami kegagalan. Sebab pebisnis yang tidak melakukan manajemen modal berarti ia tidak bisa memastikan jumlah pemasukan dan pengeluaran yang terus digunakan dalam proses berbisnis, akibatnya bisa saja terjadi lebih besar pengeluaran dari pada pemasukannya. Apabila hal ini terus berlanjut hingga waktu yang lama, maka tentu saja usaha akan mengalami kerugian. Untuk itu berikut ini adalah beberapa tips untuk manajemen keuangan bisnis skala kecil dan menengah.

Pisahkan Modal

Perencanaan keuangan dalam berbisnis bisa juga disebut dengan manajemen modal. Jumlah modal yang anda butuhkan harus benar-benar tertulis dan terencana sehingga anda bisa terus memantau apakah anda mengalami kerugian atau keuntungan. Sebisa mungkin anda harus menghitung secara teratur jumlah modal yang tersisa dengan stok barang serta tagihan di luar jika ada, jumlahnya harus melebihi dari total awal anda mengeluarkan modal, itu artinya usaha anda menghasilkan keuntungan.

Baca juga artikel Cara Mencari Modal Usaha Kecil Tanpa Jaminan

Oleh sebab itu sebisa mungkin anda membedakan antara uang yang digunakan untuk kepentingan pribadi, uang tabungan dan uang modal usaha. Ketika pembagian tiga item uang ini sudah jelas maka perencanaan anda sudah sudah berjalan 50%. Selebihnya adalah menjalankan sesuai dengan rencana. Bahkan jika diperlukan anda pun membedakan jenis uang tersebut sesuai dengan rekening yang berbeda pula.

Advertisement

Biasakan dengan Laporan Keuangan

menejemen keuangan usaha kecil menengah

Manajemen keuangan yang bagus adalah manajemen yang tertulis. Hal ini untuk menjaga kepercayaan keluarga (apabila usaha anda adalah jenis usaha keluarga) atau kelompok. Meskipun usaha anda misalnya milik pribadi dengan membiasakan membuat laporan keuangan itu akan melatih disiplin diri anda sendiri, sikap ini penting dimiliki oleh setiap pebisnis.

Dengan menuliskan uang masuk dan laporan penjualan ini maka anda pun bisa mengantisipasi pengadaan barang yang sekiranya sudah mulai habis namun banyak permintaan. Dengan adanya laporan ini pun anda bisa mengontrol barang-barang yang jarang dibeli orang sehingga anda tidak perlu lagi menjualnya.

Menyiapkan Dana Darurat

Setiap pengusaha tidak mengetahui nasib bisnisnya atau tantangan usaha kedepannya, misalnya saja terjadi omset menurun drastis karena pasaran sedang sepi, atau kita tertimpa musibah sehingga tidak bisa fokus menjalankan usaha dan sebagainya, meski hal itu sangat tidak kita kehendaki akan tetapi sebagi pebisnis kita harus memiliki mental yang kuat untuk menghadapi segala rintangan yang mungkin akan menghadang.

Baca juga artikel Tips Menghadapi Usaha Yang Sedang Sepi

Salah satu cara untuk mengantisipasi kondisi tersebut anda membutuhkan dana darurat. Dana darurat ini baru boleh anda gunakan ketika anda benar-benar membutuhkannya. Fungsinya adalah untuk menjaga agar bisnis anda tidak langsung bangkrut meskipun anda dalam keadaan merugi, atau setidaknya bisa untuk mengurangi beban di saat masa sulit terjadi. Jikalau pun usaha anda berjalan dengan lancar pun dana ini bisa menjadi sebagian dari keuntungan yang sudah anda dapatkan.