Langkah Menanam Pisang Ambon Agar Cepat Berbuah

Siapa yang tidak kenal dengan buah pisang, jenis buah yang satu ini memang begitu populer di Indonesia, bahkan pisang sering disebut sebagai buah sejuta umat.

Buah pisang sendiri sangat mudah Anda temui di berbagai tempat mulai dari pasar tradisional hingga supermarket modern karena jenis buah ini memang dapat tumbuh dengan subur di Indonesia.

Seperti yang Anda ketahui bahwa buah pisang memiliki jenis yang sangat beragam, salah satunya yang sangat populer adalah pisang ambon.

Pisang ambon sendiri biasa dikonsumsi begitu saja sebagai buah segar karena rasanya yang manis dan baunya yang harum sehingga disukai oleh banyak orang.

Pisang ambon memiliki ciri khas bentuknya yang memanjang dengan ukuran yang cukup besar serta kulit yang berwarna hijau kekuningan jika sudah matang.

Kepopuleran pisang ambon membuat permintaan terhadap pisang ini selalu tinggi di pasaran sehingga menjadikan banyak orang tertarik untuk menanamnya, berikut ini akan kami berikan panduan lengkap menanam pisang ambon.

Baca Juga Artikel Inspirasi Bisnis : Kuliner Pisang Beku Sedang Diminati

Menanam Pisang Ambon

Langkah-langkah Menanam Pisang Ambon

  1. Pengolahan Lahan Dan Syarat Tumbuh

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menanam pisang ambon adalah pengolahan lahan, Anda harus menggemburkan tanah terlebih dahulu menggunakan cangkul dan melakukan pemupukan menggunakan pupuk organik.

Setelah itu buatlah lubang tanam berukuran 50 x 50 cm dengan kedalaman 40 – 50 cm dan jaraknya kurang lebih 3 meter antar lubang tanam. Dengan jarak tersebut lahan seluas sekitar 1 hektar dapat ditanami kurang lebih hingga 1000 pohon pisang.

Lokasi lahan terbaik untuk menanam pisang ambon ialah pada dataran rendah dengan suhu kurang lebih 20 hingga 35 derajat celcius, sedangkan untuk kebutuhan pengairan pohon pisang ambon membutuhkan air hujan berintensitas sedang.

  1. Persiapan Bibit Dengan Mengambil Tunas

Bibit dari tanaman pisang ambon bisa Anda dapatkan secara vegetatif yakni mengambil anakan tunasnya, hendaknya Anda memilih bibit tanaman pisang ambon yang berasal dari indukan yang produktif dan juga berkualitas.

Anakan pohon pisang yang paling baik untuk dijadikan bibit adalah yang telah memiliki ketinggian sekitar 40 hingga 100 cm dan telah memiliki daun. Anakan pohon pisang berukuran lebih kecil umumnya belum memiliki daun dan berbonggol lunak sehingga rentan kekeringan saat dipisah dari induknya.

Bibit yang telah dipersiapkan tidak boleh terlalu lama dibiarkan tidak ditanam karena rentan terkena hama. Selain itu Anda juga bisa memberikan fungisida dan bakterisida sistemik dengan tujuan untuk melindungi akar tanaman dari serangan bakteri patogen ataupun infeksi akibat jamur.

  1. Penyiraman Tanaman

Perlu Anda ketahui bahwa tanaman pisang ambon membutuhkan suplai air yang cukup agar bisa mempercepat proses tumbuhnya, oleh karena itulah proses penyiraman menjadi hal yang sangat perlu untuk diperhatikan.

Anda bisa menyiram tanaman pisang ambon satu hari sekali, namun tanaman tidak perlu disiram pada saat musim hujan karena hal ini justru akan membuat akarnya busuk.

  1. Pemupukan Susulan

Selain penyiraman, tanaman pisang ambon juga perlu diberikan pemupukan susulan, sebaiknya pemupukan susulan dilakukan dengan interval setiap dua minggu sekali atau setelah melakukan penyiangan (pembersihan tanaman pengganggu) dan penjarangan anakan (perluasan ruang tumbuh).

Anda bisa melakukan pemupukan susulan dengan menggunakan NPK yang dilarutkan ke dalam air dengan komposisi 3 gram per liter air. Pemupukan juga dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kompos yang ditebarkan pada sebuah parit yang di buat disekeliling pohon pisang.

  1. Proses Pemanenan

Proses pemanenan pisang ambon bisa Anda lakukan pada saat buah pisang mulai matang yang ditandai dengan teksturnya yang mulai empuk jika disentuh.

Perlu Anda ketahui bahwa buah pisang ambon yang sudah matang warna kulitnya akan berubah menjadi hijau kekuningan, Anda bisa melakukan penyortiran berdasarkan ukuran dan tingkat kematangan sebelum meletakkannya di wadah.

Tingkat kematangan pisang yang akan dipanen berpengaruh terhadap daya simpan pisang sebelum di konsumsi. Jika memanen pisang yang terlampau matang tentunya dapat mempersingkat waktu penyimpanan. Oleh karena itu hendaknya sebelum memanen perkirakan terlebih dahulu jangkauan pemasaran.

Baca Juga Cara Menanam Pepaya California Agar Panen Banyak

Jika Anda ingin mencoba budidaya pisang ambon, semoga saja langkah-langkah diatas dapat membantu memberikan informasi tambahan yang bermanfaat.