Kelebihan Jualan Di Marketplace Bagi Pemula

Membangun bisnis di media sosial memang menyenangkan karena gratis dan bisa gaet banyak pelanggan. Sedemikian rupa memiliki toko online sendiri juga tak kalah menarik karena kita lebih bebas dalam mengelola toko meskipun biayanya tidak murah.

Lantas, bagaimana dengan marketplace? Apa kelebihan jualan di marketplace? Dan untuk pemula lebih baik pilih media sosial seperti Facebook dan Instagram, atau build toko online dari nol, atau membangun bisnis di marketplace?

Nah, bagi anda yang sedang ingin jualan online untuk pertama kali, kami akan berbagi tips tentang jualan online di marketplace beserta alasannya kenapa harus di marketplace bukan di medsos atau membuat toko online sendiri. Ketahui dulu tantangannya!

Tantangan Jualan di Marketplace Vs Media Sosial Vs Toko Online

Tantangan ini hanya berlaku jika anda ingin mulai jualan dari nol.

Jadi jika sebelumnya anda sudah nyicil faktor-faktor pendukung jualan seperti jumlah pertemanan dan fans page (Facebook), followers (Instagram), atau ilmu SEO (website), maka tantangan ini tidak begitu berarti karena anda bisa pilih platform apa saja untuk jualan.

Lain hal jika anda masih belum punya ‘modal’ seperti yang dicontohkan, maka marketplace bisa jadi tempat start yang paling mudah. Berikut alasannya.

Kelebihan Jualan Di Marketplace Untuk Pemula

Minim Modal

Anda bisa berjualan di marketplace dengan modal ratusan ribu hingga milyaran rupiah. Selama stock produk sudah ada di tangan, anda sudah bisa berjualan.

Anda tidak perlu menyewa toko atau kios untuk berjualan, karena stock cukup disimpan digudang tanpa harus dikunjungi pembeli langsung.

Pasarnya Sudah Ada

Marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee, dan lainnya merupakan tempat berkumpulnya pedagang dan juga pembeli.

Seperti halnya jualan di pasar, anda tidak perlu takut kalau produk yang anda jual tidak laku, selama apa yang anda jual ada konsumennya.


Baca Juga Cara Berjualan Online di Shopee Lengkap Untuk Pemula

Tidak Perlu Skill Khusus

Untuk berjualan di marketplace anda tinggal menyiapkan foto stock produk, menyiapkan kata-kata menarik untuk judul dan deskripsi produk, dan kuota internet.

Setelah upload produk, sitem marketplace sudah otomatis berjalan untuk menampilkan produk anda ke konsumen.

Banyak Fitur Tinggal Pakai

Tidak mudah membuat toko online dengan tampilan menarik plus segala fiturnya. Di marketplace kita tidak perlu membuat itu semua karena sudah disediakan.

Contohnya adalah sistem pelacakan resi otomatis, pembayaran kurir cashless, pembelian sistem COD, tempat menampung saldo, bonus, gratis ongkir dan lain sebagainya.

Coba anda bayangkan untuk menghadirkan fitur-fitur tersebut di toko online anda sendiri? Pasti rumit dan butuh tim khusus kan? Untuk pemula pasti sangat tidak disarankan karena menghabiskan waktu dan biaya untuk melakukan perencanaan panjang.

Baca Juga COD di Shopee Untuk Penjual, Pertimbangan Untung Ruginya

Transaksi Dijamin Aman

Setiap marketplace besar pasti memiliki yang namanya payment gateway. Selain dijamin keamanannya, tentunya pembeli lebih leluasa untuk membeli di marketplace, karena bisa bayar pakai metode yang mereka inginkan.

Fitur ini tidak bisa kita dapatkan di media sosial. Dan kalau untuk menerapkan payment gateway di toko online berbasis website, biayanya cukup mahal.

Support Marketing

Marketing bisa disebut sebagai hulu ledak dari aktifitas jualan. Tanpa adanya strategi marketing yang tepat, bisnis kita mustahil akan berkembang.

Banyak fitur marketing yang disediakan oleh marketplace dan setiap marketplace punya andalannya sendiri. Misalnya di Tokopedia, seller bisa membagikan feed story, promosi broadcast hingga iklan berbayar.

Di Shopee juga demikian, anda bisa memanfaatkan layanan marketing dengan harga yang sangat terjangkau jika dibanding harus memilih dan memilah alat marketing sendiri.