Kelebihan Dan Kekurangan Investasi Tabungan

Mengetahui kelebihan dan kekurangan investasi tabungan perlu kita pelajari sebagai data bekal investasi yang akan dipilih. Investasi dalam bentuk tabungan merupakan hal yang umum dilakukan oleh masyarakat, Kemudian apakah langkah investasi tabungan ini sudah tepat untuk diambil ? Berikut jawabannya pada ulasan artikel kali ini.

kelebihan kekurangan investasi tabungan

Kelebihan Investasi Tabungan

Yang pertama merupakan kelebihan dari investasi tabungan. Pada dasarnya, melaksanakan investasi didasari oleh tujuan dari investasi yang dilakukan. Investasi dalam bentuk tabungan sangat sesuai bila tujuan investasi kita merupakan penyediaan dana darurat. Karena investasi tabungan memiliki tingkatan likuidasi yang paling besar. Maksudnya, kita akan bisa menarik uangnya kapanpun di butuhkan tanpa tenggat waktu.

Mari kita ambil contoh sebuah suasana darurat yang bisa terjadi, semisal mengalamami musibah, saat itu juga kita wajib membayar pertanggungjawaban atas insiden tersebut. maka tentu membutuhkan dana saat itu juga bukan? hal ini tentu saja tidak menjadi hambatan yang besar dan tidak perlu pusing-pusing mencari dana bila memiliki tabungan dengan nominal yang cukup.

Dengan adanya demikian, tabungan memang sesuai bila tujuan dari investasi merupakan penyediaan dana darurat yang siap di butuhkan kapan saja.

Kekurangan Investasi Tabungan

Selanjutnya kita akan kita bahas kekurangan dari investasi tabungan. Walaupun memiliki tingkatan likuidasi yang tidak mampu dikalahkan oleh tipe investasi yang lain, investasi dalam bentuk tabungan memiliki beberapa kekurangan-kekurangan bila dibanding dengan investasi seperti reksadana ataupun investasi saham.

Satu di antara kekurangan yang paling jelas adalah besarnya keuntungan yang bisa diperoleh dari menanamkan dana dalam bentuk tabungan. Keuntungan dari tabungan tidak lain adalah bunga tabungan, walaupun demikian bunga tabungan yang didapat relatif kecil bila dibanding dengan keuntungan yang diperoleh dari menanamkan beberapa dana yang sama dalam bentuk reksadana ataupun pasar saham.

Bunga tabungan yang relative kecil ini kian tidak terasa keberadaannya dengan tingkatan inflasi yang terus terjadi. Bayangkan saja bunga dari tabungan hanya berkisar di 1 – 8% sedangakan inflasi berkisar antara 4 – 12%. Tentu saja bunga yang diperoleh terus menerus menjadi tidak memiliki nilai apa-apa. Sekarang coba bandingkan dengan reksadana ataupun pasar saham yang memiliki imbal balik hasil diatas inflasi, yang rata-rata besaran keuntungannya hingga 20% per tahun.

Setelah mengenali kekurangan dan kelebihan investasi tabungan maka bisa kita ditarik kesimpulan kalau tabungan sesuai untuk menempatkan dana sebagai dana darurat karena memiliki tingkatan likuidasi yang cukup besar hingga bisa di gunakan kapan saja. Sebaliknya bila tujuannya untuk memperoleh keuntungan investasi, maka tabungan bukan opsi yang tepat karena tingkatan imbal balik hasil yang peroleh berada dikategori rendah dan dibawah inflasi.

Semoga bermanfaat…

Baca juga artikel kiat merencanakan tabungan keuangan untuk masa depan