Cara Menghitung Persen: Diskon Produk dan Bunga Bank

Dalam kehidupan sehari-hari kita tak bisa lepas dari matematika meskipun itu dalam bentuk operasi hitung paling sederhana. Banyak sekali rumus operasi hitung yang bisa menolong urusan kita sehari-hari mulai dari urusan dapur hingga keperluan bisnis. Dalam hal ini cara menghitung persen termasuk salah satunya.

Fokus untuk urusan bisnis, cara menghitung persentase dibutuhkan dalam hampir semua urusan. Contoh aplikasi paling sederhana, ketika kita membeli produk dan memanfaatkan moment diskon, maka cara menghitung persen diskon mutlak diperlukan.

Belum lagi ketika urusan dengan bank, banyak sekali yang harus kita ketahui terutama bagaimana cara menghitung persen bunga bank. Ketika kita bisa dengan cepat menghitung bunga bank, otomatis kita juga bisa mengambil keputusan secara cepat terhadap produk pinjaman yang ditawarkan. Dan itu semua bisa jadi tonggak awal kesuksesan bisnis yang kita jalankan.

Menghitung Persen

Berbagai Macam Hitungan Persentase

Dalam matematika persentase adalah angka atau sebuah perbandingan rasio untuk menyatakan pecahan dari seratus (perseratus). Pun demikian unsur presentase yang digunakan pada hari ini tidak hanya bilangan ratusan. Jika bilangan yang dibandingkan bukan unsur ratusan maka nanti dapat dicarikan bandingannya dengan seratus agar bisa dihitung.

Secara sederhana persentase dapat diterjemahkan ke dalam rumus berikut ini:

Persentase (%) = (bagian/seluruh) x 100

Melihat rumus di atas, dalam tanda kurung ada sebuah rasio atau pecahan. Nah ketika rasio (bagian/seluruh atau dibaca bagian jumlah dibagi keseluruhan jumlah) atau pecahan (contoh: 1/100) dikalikan dengan 100 maka hasilnya akan jadi persentase (%).

Sebagai contoh, ada 350 ml air di dalam sebuah botol. Kemudian ditambah 15 ml air lagi ke dalam botol tersebut. Berapa persen jumlah kenaikan volume air?

Dari contoh di atas diketahui sebuah rasio bagian dan keseluruhan yaitu 15 ml (sebagian) dan 350 ml (keseluruhan). Nah, jika rasio tersebut dikalikan 100 maka:

15/350 x 100 = 4.28% (Jadi, kenaikan volume airnya adalah sebesar 4.28%)

Presentase juga dapat digunakan ketika tidak memiliki unsur ratusan. Caranya bilangan tersebut harus terlebih dahulu diskalakan agar ditemukan bandingannya dalam ratusan.

Contohnya anda memiliki 4 orang karyawan. 3 dari mereka tidak memakai kacamata dan hanya 1 karyawan yang memakai kacamata.

Advertisement

Prosentase karyawan yang menggunakan kacamata adalah 1 dari 4 total jumlah karyawan, maka:

1/4 = 25/100 (25%)

Prosentase karyawan yang tidak menggunakan kacamata adalah 3 dari 4 total jumlah karyawan, maka:

3/4 = 75/100 (75%)

Dilihat dari contoh di atas karena pecahan 1/4 dan pecahan 3/4 tidak mengandung unsur ratusan, maka kedua pecahan tersebut dapat dicarikan skala persamaanya yaitu 25/100 dan 75/100. Jika sudah mengandung unsur ratusan, maka pecahan tersebut dapat langsung dipresentasekan.

Cara Menghitung Persen Diskon Produk

Menghitung presentase diskon harga sebuah produk sangatlah mudah menggunakan rumus berikut ini:

Harga Diskon = Harga Awal x Prosentase Diskon

Contohnya anda membeli sebuah cat dengan harga Rp. 500.000 kemasan 1 kg. Kebetulan toko sedang memberi diskon sebesar 5% karena lagi promo. Berapa persen potongan harga yang diberikan?

Menggunakan rumus di atas, maka potongan harga yang diberikan adalah:

500.000 x 5% = (500.000 x 5): 100 = 25.000 (Jadi anda mendapatkan potongan harga sebesar Rp. 25.000)

Cara Menghitung Persen Bunga Bank

Pada dasarnya menghitung persen bunga bank adalah sama yaitu sudah diketahui jumlah persentase atas jumlah keseluruhan. Kemudian jumlah bunga tinggal dikalikan dengan tenor pinjaman. Yang membedakan adalah jenis pinjaman itu sendiri apakah memakai bunga flat, anuitas, bunga efektif ataupun bunga mengambang. Semua memiliki cara hitung yang berbeda tapi cara menghitung presentasenya menggunakan rumus yang sama.

Contoh menghitung bunga pinjaman bank flat atau bunga tetap:

Pinjaman Pokok: Rp. 50.000.000

Bunga flat: 2 % per/bulan

Tenor Pinjaman: 1 tahun / 12 bulan

Jadi total bunga tetap yang harus dibayarkan selama 1 tahun adalah:

Bunga per-bulan = 50.000.000 x 2% = 1.000.000

Total bunga dalam 1 tahun = 1.000.000 x 12 = Rp. 12.000.000

Total angsuran + bunga dalam 1 tahun = Rp. 50.000.000 + Rp. 12.000.000 = Rp. 62.000.00

Baca Juga Artikel :

Semoga saja dengan adanya tulisan rumus cara menghitung persen diatas dan beberapa contohnya, dapat memudahkan pembaca semua dalam menyelesaikan perhitungan persentase dikegiatan sehari-hari.