Cara Menanam Timun Jepang Sampai Panen

Timun merupakan jenis sayuran yang sangat populer untuk dikonsumsi, perlu Anda ketahui bahwa timun sendiri memiliki berbagai macam jenis, salah satunya adalah timun Jepang.

Jenis timun yang sering disebut dengan nama kyuri ini mungkin bisa saja masih asing di dengar, sayuran jenis ini merupakan salah satu jenis sayuran yang sering ditemukan dalam berbagai sajian masakan khas Jepang.

Belakangan peminat mentimun jenis ini semakin bertambah, terlihat dari semakin banyak para petani yang tertarik menanam timun jepang. Selain karena harga jualnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan timun lokal, jumlah produksi dari setiap pohonnya juga bisa lebih banyak.

Timun Jepang memiliki ciri khas bentuknya yang lebih ramping dibandingkan dengan jenis timun yang lain, namun demikian rasanya justru lebih manis serta renyah kerena kandungan airnya yang lebih sedikit.

Tidak hanya itu saja, timun Jepang juga memiliki warna yang lebih hijau sehingga membuatnya terlihat lebih menarik. Pada umumnya jenis timun ini sering diolah menjadi asinan ataupun acar.

Selain itu timun Jepang juga juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tentu akan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Walaupun harganya lebih mahal, namun timun Jepang ternyata diminati oleh masyarakat sehingga bisa menjadi peluang bisnis pertanian yang bagus, pada kesempatan kali ini akan kami ulas cara menanam timun Jepang sampai panen.

Cara Menanam Timun Jepang

  1. Menyiapkan Lahan Tanam

Hal pertama yang wajib Anda lakukan sebelum menanam timun Jepang tentu saja menyiapkan lahannya terlebih dahulu, Anda bisa mencangkul lahan untuk menggemburkan tanah, kemudian buatlah bedengan selebar satu meter dengan tinggi 25 cm. Berikanlah pupuk kandang atau kompos dan tutup dengan plastik mulsa, Anda bisa membuat lubang tanam dengan jarak 30 cm dan sedalam 20 cm.

Adapun syarat keberadaan lahan agar timun jepang dapat tumbuh dengan maksimal diantaranya adalah lahan harus mendapatkan sinar matahari yang cukup, bertanah gembur dan berhumus serta akan lebih baik jika lahan berada di daerah yang beriklim kering.


  1. Menyiapkan Benih Timun Jepang

Langkah berikutnya yang juga harus Anda lakukan dalam budidaya timun Jepang adalah menyiapkan benihnya. Anda bisa membeli benih timun Jepang di toko pertanian, namun pilihlah benih timun Jepang yang berkualitas dan juga bersertifikat. Selain itu Anda juga harus teliti dalam memperhatikan tanggal kadaluwarsanya karena benih yang kadaluwarsa tidak akan bisa tumbuh.

  1. Persemaian dan Penanaman

Anda harus menyemai benih timun Jepang terlebih dahulu sebelum menanamnya, Anda bisa menyemai benih di polybag yang telah diisi tanah dan kompos. Sebelum penyemaian, benih harus kita rendam dalam air hangat agar kulit benih melunak. Proses ini umumnya memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit.

Benih akan mulai terlihat tumbuh dalam waktu sekitar 4 hari, anda harus melakukan perawatan hingga benih tumbuh menjadi bibit yang siap tanam yaitu hingga selama 14 hari atau saat benih mulai memiliki 1 sampai 2 helai daun. Selama masa tersebut perawatan yang harus dilakukan adalah penyiraman dengan air 2 kali sehari.

Selanjutnya adalah proses pemindahan bibit timun Jepang ke lahan. Proses ini membutuhkan kehati-hatian agar bibit timun jepang tetap sehat dan dapat melanjutkan proses pertumbuhannya.

  1. Perawatan Timun Jepang

Tahap berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah merawat tanaman timun Jepang agar bisa tumbuh dan menghasilkan panen yang maksimal. Anda perlu melakukan pemasangan ajir dari bahan bambu setelah usia tanaman menginjak satu minggu.

Anda juga harus melakukan pemupukan ulang saat tanaman berusia 14 hari dan juga penyiraman secara rutin agar tanah tidak terlalu kering namun juga hindari tanah terlalu becek. selain itu Anda juga harus melakukan pembersihan terhadap gulma atau tanaman pengganggu yang ada di sekitarnya.

  1. Pemanenan Timun Jepang

Setelah melewati keempat tahap di atas, kini saatnya Anda memanen timun Jepang. Proses pemanenan timun Jepang bisa dilakukan setelah tanaman berusia sekitar 2,5 bulan atau jika buahnya telah mencapai ukuran yang diinginkan. Anda bisa melakukan pemanenan dengan cara memotong tangkai timun Jepang dan meletakkannya di tempat yang sejuk dengan tujuan agar timun tetap segar.

Baca Juga Cara Menanam Pepaya California Agar Panen Banyak

Bagi Anda yang ingin melakukan usaha budidaya timun Jepang maka beberapa tahap cara menanam timun jepang di atas semoga bisa membantu. Untuk pemasaran saat ini timun jepang dapat di jual ke pasar-pasar modern hingga restoran-restoran yang ada di wilayah anda.

Semoga Bermanfaat…