Buka Usaha di Mall ? Pertimbangkan Plus Minusnya Dulu

Setiap pelaku usaha atau bisnis setidaknya pernah punya pertanyaan bagaimana sih prosedur dan cara buka usaha di mall ? Begitu juga dengan kita yang sering jalan jalan ke mall.

Meskipun tidak pernah bercita-cita untuk jualan di mall, setidaknya kita pasti pernah bertanya-tanya akan hal itu walau hanya di dalam benak. Itu semua karena mall terkesan wah dan sebagai orang awam pasti berfikir bahwa pelaku usaha di mall itu pasti sukses.

Nah jika anda adalah salah satu orang yang punya fikiran seperti itu, kali ini kami ingin berbagi informasi menarik seputar buka usaha di mall dan apa segi positif dan kelemahannya. Karena buka usaha di mall itu belum tentu menguntungkan dan tidak sedikit juga pelaku usaha yang bangkrut karena salah kalkulasi.

Khusus bagi anda yang ingin buka usaha di mall, sebaiknya pertimbangkan hal-hal berikut ini:

Usaha di Mall

Kelebihannya, Mall Bukan Hanya Tempat Jualan

Orang berkunjung ke mall tidak semata-mata ingin berbelanja, tapi yang pasti rata-rata dari mereka sudah isi kantong terlebih dahulu. Mall memiliki berbagai fasilitas seperti kantor bank, game center, tempat fitness dan lain sebagainya.

Nah, ternyata fasilitas-fasilitas seperti itulah yang memikat banyak pelaku usaha.

Harapannya, meski orang datang ke mall awalnya tidak ada niat belanja, tapi promo dan diskon sengaja dibuat agar mereka mampir. Itulah kenapa di mall selalu ada promo dan diskon.

Dengan banyaknya hilir mudik orang, bisa dipastikan mall merupakan lokasi strategis untuk usaha berjualan.

Baca juga Jenis Usaha Kecil Yang Menguntungkan Di mall


Masalahnya Tidak Semua Mall Tawarkan Harga Sewa Sepadan

Maksud sepadan disini, harga sewa harus seimbang dengan fasilitas dan unsur marketing yang tersedia. Karena semua itu akan berimbas pada ramai tidaknya pengunjung. Dan ramainya pengunjung itu dipengaruhi oleh banyak sekali faktor seperti lokasi, tempat parkir, keamanan, kebersihan, kenyamanan, penataan ruang, banyaknya atraksi dan lain sebagainya.

Semakin terpenuhinya unsur-unsur marketing tersebut, biasanya harga sewa juga semakin mahal. Tapi dari segi bisnis, itulah tempat yang paling dicari. Sebagai pengusaha seyogyanya anda berani berspekulasi untuk mengutamakan hal itu agar cepat balik modal dan bisa memaksimalkan keuntungan.

Sebagai calon tenant anda harus benar-benar selektif dan teliti dalam memilih.

Meski Harga Sewanya Mahal, Tapi Lebih Irit Biaya Iklan

Bicara soal mall ada beberapa pilihan tempat yang bisa dilirik, mulai dari space kosong, booth, bazar, hingga kios yang sudah ready dengan segala fasilitasnya.

Entah apapun itu, biasanya harga sewa tempat di mall cenderung lebih mahal dari pada di luar. Dan itu menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha.

Yang jadi pertimbangan meski harga sewanya mahal, dengan buka usaha di mall sebenarnya anda sudah ikut promosi melalui branding nama mall itu sendiri. Apalagi mall-nya sudah sangat terkenal.

Tapi jika anda ingin lebih kreatif lagi dan tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, anda bisa melakukan promosi ekstra dengan biaya yang sangat minim.

Cukup sediakan brosur atau bagikan kepada pengunjung yang lalu-lalang. Anda bisa mengerjakannya sendiri atau sewa sales promotion representative agar usaha anda terkesan lebih legit (legitimate) lagi. Ingat bahwa nama usaha (branding) adalah hal penting bagi konsumen mall.

Harga Sewa Tempat di Mall Ternyata Bisa Dinego!

Tidak semuanya, tapi wajib ditanyakan. Untuk mendapatkan kesempatan ini, silahkan langsung datang atau menemui kantor pemasaran tempat tersebut dan jangan lewat agen, perantara ataupun pihak ketiga. Untuk negosiasi anda harus tahu terlebih dahulu seluk beluk tempat tersebut dan cari tahu apa kelebihan dan kekurangannya.

Semoga Bermanfaat…