Budidaya Pembesaran Ikan Gurame Agar Cepat Panen

Ada banyak sekali jenis ikan air tawar yang bisa Anda temukan di Indonesia, ikan gurame adalah salah satunya. Jenis ikan air tawar yang satu ini memang sangatlah populer untuk dijadikan sebagai bahan konsumsi karena dagingnya yang tebal, selain itu ikan gurame juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi.

Ikan gurame sering diolah menjadi berbagai macam hidangan yang rasanya lezat baik itu sebagai menu rumahan maupun menu di restoran.

Ikan gurame memiliki tubuh yang pipih dengan ukurannya yang besar, selain itu ikan gurame juga dikenal sebagai jenis ikan air tawar yang harganya mahal. Meskipun harganya cukup mahal, namun jumlah permintaan ikan gurame di pasaran selalu tinggi sehingga bisa Anda jadikan sebagai sebuah kesempatan untuk meraup keuntungan besar dengan melakukan budidaya ikan air tawar ikan gurame.

Tetapi perlu diketahui bahwa jenis ikan ini tergolong sensitif terhadap suhu dan kualitas air, pada kesempatan kali ini akan kami berikan panduan budidaya pembesaran ikan gurame.

Pembesaran Ikan Gurame

Panduan Pembesaran Ikan Gurame

  1. Menyiapkan Media Budidaya

Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam usaha budidaya pembesaran ikan gurame adalah menyiapkan media budidayanya, Anda bisa membuat kolam berukuran kurang lebih sekitar 10 x 10 meter dengan kedalaman 100 – 150 cm.

Hendaknya Anda membuat saluran air pada dasar kolam dengan tujuan untuk mempermudah proses menguras air, Anda bisa mengalasi kolam dengan menggunakan terpal, kolam tanah ataupun dengan dasar beton. Agar pembesaran badan gurame menjadi lebih cepat kita pun harus memastikan kolam mendapatkan sinar matahari yang melimpah.

  1. Memilih Benih Ikan Gurame

Langkah kedua yang bisa dilakukan setelah menyiapkan kolam adalah memilih benih ikan gurame, Anda perlu menyiapkan 15 hingga 20 ekor benih gurame per meternya. Bibit ikan gurame untuk pembesaran umumnya memiliki bobot sekitar 100 gram per ekornya, dengan umur satu tahun atau lebih.

Anda harus memilih benih gurame yang berkualitas dengan ukuran yang sama, benih gurame yang berkualitas memiliki ciri warnanya tidak pucat, tidak memiliki cacat pada tubuhnya, dan juga gerakannya lincah.


Sebaiknya hindari waktu penanaman benih gurame disaat cuaca panas terik seperti di siang hari, karena di saat tersebut ikan umumnya rentan mengalami stres. Waktu yang paling baik untuk penanaman adalah pagi hari atau sore hari.

  1. Pemberian Pakan

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa pakan sangatlah menentukan pertumbuhan ikan gurame, oleh karena itu Anda harus memberi pakan secara rutin yakni sebanyak dua kali dalam sehari dengan takaran pemberian sekitar 2% dari berat ikan.

Pakan untuk ikan gurame bisa dibedakan menjadi dua yakni pakan utama berupa pelet yang mengandung protein tinggi serta pakan tambahan berupa daun-daunan ataupun sayuran yang telah dicincang.

Pakan tambahan selain pelet seperti dedaunan berguna agar ikan mendapatkan asupan pakan nabati, pasalnya jika pakan ikan gurame hanya mengandalkan pelet saja, daging ikan saat di konsumsi tidak akan terasa padat atau lembek.

  1. Pemeliharaan Gurame

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa gurame merupakan jenis ikan yang tergolong sensitif terhadap kondisi air sehingga Anda harus rajin memeriksa kondisi air yang digunakan.

Apabila kondisi airnya telah keruh, maka sebaiknya Anda segera mengganti airnya dengan yang baru, Anda juga bisa menyaring kotoran yang telah mengendap dan menambahkan air setiap minggunya.

Sebagai tambahan kita juga bisa menambahkan suplemen pada air kolam berupa bakteri pendukung yang umumnya memiliki fungsi sebagai pengurai, katalisator dan fermentator. Adapun manfaat untuk ikan diantaranya adalah menambah nafsu makan, mengurangi bau, tahan akan jamur hingga dapat mengurangi jumlah ikan yang mati di awal masa pemeliharaan.

  1. Pemanenan Gurame

Setelah melakukan keempat tahap di atas, maka selanjutnya Anda bisa melakukan pemanenan gurame. Perlu diketahui bahwa masa panen gurame tergolong cukup lama di mana Anda baru bisa memanennya setelah usianya menginjak 7 bulan atau beratnya telah mencapai 1 kg per ekornya.

Anda bisa menguras air kolam terlebih dahulu dengan tujuan untuk mempermudah pemanenan. Seperti saat menebar benih, agar ikan terhindar dari stres waktu yang tepat untuk melakukan pemanenan juga sebaiknya dilakukan disaat cuaca sedang tidak panas terik yakni dipagi hari atau sore hari.

Baca Juga Artikel :

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk melakukan budidaya pembesaran gurame, maka Anda bisa mengikuti panduan di atas. Semoga Bermanfaat…