Bisnis Tanaman Karnivora Berprospek Cerah

Sebutan karnivora seringnya kita dengar untuk seekor hewan yang mana artinya hewan tersebut adalah pemakan daging-dagingan. Namun begitu dalam dunia tumbuhan pun ternyata ada beberapa jenis tanaman karnivora, dan layaknya hewan tanaman ini hidup dengan memakan daging yang berupa serangga.

Jika tanaman biasa pada umumnya tumbuh karena adanya proses penyerapan air dan fotosintesis, tanaman karnivora mendapatkan nutrisi untuk pertumbuhan dengan memakan serangga.

Untuk mendapatkan mangsanya tanaman ini memancing dengan mengeluarkan bau-bauan dan memiliki penampilan yang disukai oleh serangga, seketika saat serangga menghinggapinya akan segera dilahap.

Bisnis Tanaman Karnivora

Potensi Bisnis Tanaman Karnivora

Dengan keunikannya tersebut tanaman pemakan serangga ini cukup menarik perhatian apalagi bagi mereka yang memang memiliki hobi memelihara tanaman.

Penjual khusus tanaman unik ini pun mulai banyak bermunculan, salah satunya ialah Steven Limantoro pemilik gerai Tavor Bali yang menjajakan berbagai jenis tanaman pemakan serangga.

Selain dengan menjual produknya di tempat sendiri Steven juga kerap kali berjualan di acara Car Free Day dan acara-acara lainnya. Beberapa jenis tanaman karnivora yang dimilikinya seperti Nepenthes, Drosera, Venus Fly Trap dan Sarracenia.

Ia telah menjalankan bisnis ini selama 6 bulan dan mampu mengantongi omset hingga jutaan rupiah, sebagaimana dilansir oleh Tribunbali (9/9/2019).


Di Indonesia sendiri mungkin tanaman pemakan serangga ini bisa dikatakan masih terbilang belum begitu dikenal secara luas. Apalagi karena masih minimnya informasi tak sedikit orang yang beranggapan sulit untuk merawatnya dan bahkan menganggap bisa membahayakan.

Namun begitu prospek kedepan bukan tidak mungkin tanaman yang satu ini bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Pasalnya fungsi yang dimilikinya selain bisa memuaskan para penggemar, tanaman karnovira juga cocok dijadikan hiasan dekorasi rumah sekaligus dapat membasmi hama disekitarnya.

Baca Juga Menggali Keuntungan Dengan Usaha Tanaman Hias

Perawatan dan Jenis Tanaman Pemakan Serangga

Perlu diketahui juga tidak semua jenis tanaman pemakan serangga ini dapat tumbuh di Indonesia, karena terkait iklim tropis yang ada di negara ini.

Selain itu dalam sisi perawatan tanaman ini juga membutuhkan teknik penanganan yang tepat sehingga sebaiknya jika berniat ingin dibisniskan pelajari terlebih dahulu dengan mendalam tentang bagaimana cara merawatnya.

Tanaman karnivora tidak ditanam menggunakan media tanah seperti tanaman pada umumnya, melainkan menggunakan media berupa lumut khusus yang sudah mengering.

Begitupula untuk penyiraman, sebaiknya air yang digunakan untuk menyiram tanaman ini menggunakan air non mineral, paling baiknya ialah menggunakan air hujan. Perawatan lainnya perlu juga kita pastikan sinar matahari mencukupi agar tanaman ini dapat tumbuh dengan normal.

Karena pemakan serangga jangan berfikiran berarti kita harus memberinya makanan secara rutin layaknya memelihara hewan, karena secara alami tanaman ini memiliki tampilan yang dapat mengundang serangga untuk datang dengan sendirinya.

Beberapa jenis tanaman karnivora yang sering diperjualbelikan dipasaran saat ini diantaranya Kantong Semar (Nepenthes), Utricularia, Pinguicula, Venus Flytrap dan Drosera. Rata-rata beberapa jenis tanaman diatas dapat hidup dengan normal dengan kondisi iklim di Indonesia dan bahkan juga dapat dikembangbiakan.

Bagaimana apakah anda tertarik untuk menjalankan bisnis tanaman unik yang satu ini…