Bisnis Repacking Snack, Cocok Untuk Kawula Muda

Pilihan usaha untuk kaum milenial usia 20 sampai 30 an tak perlu muluk-muluk dan tidak harus berbau teknologi canggih. Bisnis repacking snack atau usaha makanan ringan bisa dipertimbangkan karena bisnis ini termasuk dalam kategori fast movement dan penuh dengan tantangan.

Oleh karenanya cocok dijalankan oleh kawula muda yang otot dan otaknya masih fresh. Meski trend usaha milenial sampai sekarang ini masih dijejali oleh hal-hal yang berbau formil, kantoran, gaji tetap dan status pekerjaan (kalau tidak begitu dianggap kurang mapan), menurut kami pandangan tersebut salah total.

Justru menurut kami bisnis yang elegan bagi kawula muda adalah sebuah bisnis yang mampu membangun mental dan dapat segera direalisasikan secara mandiri. Kalaupun perlu, bisnis harus mengeluarkan keringat walaupun hasil yang didapatkan tidak langsung besar. Pengalaman mandiri yang matang akan membentuk generasi milenial yang tangguh.

Kembali ke bisnis repacking snack adalah sebuah peluang bisnis yang jarang ditangkap oleh orang karena dianggap sepele. Banyak yang menganggap bahwa keuntungan dari jualan makanan ringan tidak seberapa. Lagi-lagi pandangan tersebut salah total. Langsung saja berikut adalah poin-poin penting yang bisa anda jadikan referensi dalam memulai bisnis repacking snack.

Bisnis Repacking Snack

Komoditi Dalam Bisnis Ini Adalah Barang yang Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Tidak usah pakai analogi dan teori macam-macam untuk mengetahui kebutuhan pasar akan makanan ringan. Cukup anda bertanya kepada diri sendiri terkait pengeluaran anda setiap bulan, lebih besar mana pengeluaran anda untuk makanan pokok atau makanan ringan?


Rata-rata dari kita sudah tak bisa mengelak lagi, bahwa pengeluaran kita akan camilan ternyata memang lebih besar dari makanan pokok itu sendiri. Itu artinya untuk memasarkan camilan atau makanan ringan sangat gampang, bahkan hanya melalui handphone sekalipun.

Ada Ribuan Jenis Camilan yang Bisa Anda Repack

Soal jenis makanan ringan apa yang laku di pasaran sudah tak perlu diperdebatkan lagi karena makanan ringan itu sifatnya bergulir terus silih berganti. Supaya anda dapat pelanggan yang banyak, prinsipnya sangat sederhana.

Saya lebih suka mengibaratkan cemilan itu bagaikan air yang dapat menghilangkan rasa haus. Ibaratnya ada orang haus anda harus memberinya air agar puas.

Demikian juga cemilan, ketika ada orang penasaran atau ketagihan tentang cemilan tertentu maka saat itu juga mereka butuh dan anda harus bisa memenuhi cemilan yang dimaksud.

Baca Juga Cemilan Unik Dan Murah, Inspirasi Untuk Usaha

Dalam Bisnis Repack Keuntungannya Bisa Dilipatkan Melalui Kuantitas

Kuantitas yang saya maksudkan disini bukan hanya jumlah barang dalam satu item. Terlebih dari itu kuantitas juga memiliki arti varian yang banyak. Semakin banyak varian cemilan yang anda jual tentunya semakin mempermudah orang dalam memenuhi seleranya.

Misalnya anda jualan kacang. Lengkapi jenis-jenisnya mulai dari kacang polong, kacang mete, kacang arab, kacang almond, kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang tanah dan lain sebagainya.

Tips bagi anda yang memiliki modal terbatas, fokuskan pada makanan ringan yang harganya tidak terlalu mahal tapi digemari oleh orang banyak.

Suplier Adalah Kawan dan Jaringan Pemasaran Adalah Sahabat

Dalam berbisnis makanan kuncinya adalah rasa. Kualitas makanan dan rasa merupakan hal mutlak dan konsistensinya wajib dijaga. Anda bisa menjaga konsistensi tersebut ketika sudah menemukan suplier cemilan yang benar-benar kredibel dan jujur terhadap cemilan yang mereka jual.

Dengan begitu secara otomatis anda bisa membangun yang namanya persahabatan dengan jaringan pemasaran yang anda bangun.

Ingat bahwa mencari konsumen baru itu lebih mudah di banding mencari pelanggan setia. Jaringan pemasaran anda akan berusaha lebih keras untuk mempromosikan produk dari anda ketika mengetahui bahwa disitu ada konsistensi kualitas yang terus terjaga.

Semoga menginspirasi!