Memulai Bisnis Kavling Tanah Dengan Mudah

Bisnis dibidang properti dikenal dapat menjanjikan keuntungan yang besar bagi pelakunya. Selain menguntungkan dari segi bisnis, properti juga merupakan produk investasi yang menguntungkan mengingat nilainya terus meningkat dari waktu kewaktu.

Masih menjadi salah satu yang termasuk kedalam kategori bidang bisnis properti, bisnis kavling tanah juga menawarkan banyak keuntungan yang menggiurkan untuk dijalankan.

Karena dinilai banyak kelebihan, saat ini pebisnis yang terjun menjalankannya pun cukup banyak. Bahkan tidak hanya dijalani oleh pelaku bisnis dalam negri, investor dari mancanagara juga tak sedikit yang ingin turut ikut menikmati keuntungan dari bisnis ini.

Secara singkat jika di gambarkan cara kerja bisnis kavling tanah ini adalah membagi-bagi hamparan tanah yang luas menjadi beberapa kavling berukuran kecil yang diperuntukan sebagai tempat mendirikan bangunan.

Kavling-kavling berukuran kecil tersebut selanjutnya dapat dipasarkan kepada konsumen yang membutuhkan bisa dari kalangan pengembang perumahan ataupun perseorangan.

Bisnis Kavling Tanah

Keuntungan Menjalankan Bisnis Kavling Tanah

Jika dibandingkan dengan bidang usaha properti lainnya, bisnis kavling tanah ini memiliki beberapa keuntungan dan kelebihan.

Diantaranya ialah nilai modal yang di perlu dikeluarkan untuk menjalankannya lebih terjangkau karena tidak membutuhkan pekerjaan pembangunan, dan secara otomatis juga jangka waktu untuk memasarkannya pun menjadi lebih cepat.

Selain itu bidang tanah yang sudah di kavlingkan ataupun masih berupa hamparan luas merupakan barang yang tak kenal akan masa kadaluarsa, hingga bertahun-tahun kedepan bentuknya akan tetap demikian justru nilai jualnya akan semakin meningkat.


Bagaimana Cara Memulai Bisnis Kavling Tanah ?

Seperti yang sudah disinggung di awal, bisnis kavling tanah ini terbilang cukup sederhana untuk dijalankan.

Langkah pertama untuk memulainya tentunya kita harus menemukan lokasi yang dirasa strategis dan potensial untuk dijadikan lokasi yang direncanakan, misalnya saja untuk pemukiman kemudahan akses menuju lokasi dan fasilitas umum sebaiknya harus tersedia.

Selanjutnya kitapun perlu mempertimbangkan karakteristik fisik tanah apakah masih berupa tanah asli yang umumnya masih berbentuk apa adanya seperti misalnya berupa perbukitan, persawahan dan lain sebagainya.

Jika berupa demikian tentu saja sebelumnya kita harus melakukan tahap perataan lahan atau lazim disebut cut and fill agar tanah menjadi datar dan siap bangun.

Tak kalah penting sebelum memutuskan untuk memilih lokasi yang akan diperuntukan sebagai bisnis kavling tanah adalah sertifikat dan legalitas tanah yang harus jelas.

Apakah lokasi sesuai dengan rencana tata ruang yang dibuat oleh pemerintahan setempat dan juga kelengkapan sertifikat dari pemilik awal harus dapat diurus hingga tuntas.

Jika langkah-langkah diatas sudah dipenuhi seluruhnya, selanjutnya tinggal kita mulai mengkavlingkan tanah dengan ukuran sesuai kebutuhan sehingga tanah kavling pun dapat segera dipasarkan.

Baca Juga 5 Mitos Yang Salah Tentang Bisnis Properti

Strategi dan Tips Menjalankan Bisnis Kavling Tanah

Meski terlihat sederhana, bagi anda yang masih minim akan pengalaman dalam menjalankan bisnis kavling tanah ini ada baiknya pertimbangkan untuk menggarap lahan yang tidak terlampau luas terlebih dahulu.

Bagi pemula ada baiknya juga hindari menggarap lahan untuk dijadikan kavlingan dari lokasi yang masih tanah asli seperti masih banyak terdapat gundukan, cekungan, persawahan dan sejenisnya.

Alasannya, untuk menggarap lahan demikian akan membutuhkan tahapan pekerjaan perataan tanah yang terbilang merumitkan dan menghabiskan modal yang besar.

Mulailah dengan menggarap lahan berukuran kecil hingga sedang dengan permukaan tanah yang sudah rata. Dengan begitu tahapan pekerjaan yang harus dilalui tidak akan terlampau merepotkan.