Bisnis di Media Sosial ? ini Kekurangan dan Kelebihannya

Media sosial sejatinya diciptakan sebagai wadah untuk para penggunanya berkomunikasi atau bersosialisasi dengan pengguna lainnya. Namun saat ini media sosial banyak juga dipergunakan untuk berbisnis, dari mulai dijadikan sebagai media pemasaran produk atau jasa, promosi, dan lain sebagainya.

Pengguna media sosial yang sangat banyak jumlahnya menjadi ladang yang menjanjikan untuk menghasilkan banyak keuntungan. Tak hanya itu, fitur-fitur yang ada di media sosial pun kini banyak disertakan untuk kemudahan para pebisnis, seperti adanya fitur khusus marketplace, pemasangan iklan berbayar dan masih banyak lagi yang lainnya.

Meski begitu bukan berarti berbisnis di media sosial ini selamanya menjanjikan banyak kelebihan, namun dibalik itu ternyata juga ada beberapa kekurangannya.

Sebagai pertimbangan, berikut ini adalah kekurangan dan kelebihan melakukan bisnis di media sosial seperti Facebook, Instagram ataupun Twitter.

Bisnis di Media Sosial

Kelebihan Bisnis di Media Sosial

Membuat Akun di Medsos Tidak Dikenakan Biaya

Baik akun itu akan dipergunakan untuk bersosial atau pun akan diperuntukan sebagai akun bisnis, mendaftar di media sosial tidak akan dikenakan biaya sama sekali alias gratis.

Tentunya ini menjadi kelebihan yang cukup menarik pasalnya jika dengan menggunakan media lain seperti membuka toko online atau membuat website bisnis pastinya akan membutuhkan biaya.

Dapat Memangkas Pengeluaran Modal

Karena membuat akun di media sosial tidak akan dibebankan biaya sepeserpun, tentunya hal ini dapat memangkas kebutuhan modal menjadi tidak terlalu besar. Apalagi jika dibandingkan dengan harus menyediakan tempat bisnis khusus baik milik sendiri ataupun mengontrak.


Tak hanya itu, bisnis menggunakan media sosial juga memungkinkan kita dapat berjualan tanpa memiliki stok barang dagangan. Caranya yaitu dengan memasarkan produk orang lain atau biasa disebut dropship.

Cakupan Pemasaran Tak Terbatas

Media sosial dapat menjangkau orang-orang atau dalam hal berbisnis dapat di katakan juga sebagai target konsumen dengan cakupan yang sangat luas. Bahkan tidak hanya pengguna di dalam negri, jika menghendaki kita bisa menjual barang ke luar negri.

Dapat Mengatur Waktu dengan Fleksibel

Berbisnis di media sosial juga dapat jalankan kapan saja sesuai dengan waktu yang kita miliki. Oleh sebab itu, berbisnis di media ini juga dapat dijalankan menjadi usaha sampingan karena kita dapat fleksibel mengatur waktu untuk mengerjakannya.

Kemudahan dalam Berkomunikasi dengan Konsumen

Karena diciptakan untuk wadah bersosialisasi dengan orang lain tentunya akses untuk saling berkomunikasi antar pengguna sangat mudah dengan media sosial. Dalam hal untuk berbisnis kita bisa memanfaatkannya sebagai sarana berkomunikasi dengan pelanggan.

Begitu pula sebaliknya, para calon konsumen atau pelanggan juga dapat dengan mudah menghubungi penjual. Dengan begitu kita bisa dengan mudah merespon berbagai pertanyaan, keluhan ataupun saran dari mereka.

Baca Juga Tips Sukses Menjalankan Promosi Via Sosial Media

Kekurangan Bisnis di Media Sosial

Kurang Kepercayaan dari Konsumen

Tidak dipungkiri menjalankan bisnis melalui media apapun yang berbasis online termasuk juga menggunakan media sosial, para calon pembeli selalu dihantui dengan rasa takut di bohongi penjual.

Baik itu penipuan seperti konsumen telah membayar namun barang tidak kunjung dikirim, ataupun barang dikirim namun tidak sesuai dengan apa yang dideskripsikan penjual.

Hal ini seringkali yang membuat calon pembeli mengurungkan niat untuk bertransaksi secara online, kerena kurangnya kepercayaan kepeda pedagang online.

Persaingan Cukup Ketat

Karena menawarkan cukup banyak kemudahan, bisnis di media sosial menjadi sangat diminati. Dengan begitu pebisnis yang memanfaatkan media ini otomatis membeludak, sehingga persaingan antar pedagang pun sulit di hindari.

Seringkali ditemui pedagang yang menjajakan barang yang sama persis antar satu sama lain, jika sudah demikian maka perang harga pun akan terjadi. Yang di rugikan ahirnya pedangang sendiri karena tidak mendapatkan keuntungan yang cukup.