Menilik Potensi Bisnis Bata Ringan (Hebel)

Bata ringan atau banyak juga yang menyebutnya Hebel merupakan sebuah inovasi yang terbilang baru di Indonesia pada produk bangunan. Beberapa waktu kebelakang, keberadaan bata ringan semakin marak digunakan untuk kebutuhan pembangunan baik untuk perumahan ataupun perkantoran.

Keberadaannya bahkan disebut-sebut bisa menggantikan penggunaan batu bata atau bata merah biasa yang selama ini sudah familiar digunakan. Dikatakan demikian karena bata ringan saat ini dinilai lebih memiliki banyak kelebihan.

Beberapa kelebihan bata ringan dibandingkan bata biasa diantaranya adalah material lebih ringan dan ukuran lebih presisi. Selain itu meski harga bata ringan ini terhitung lebih mahal, namun biaya total pembangunan bisa didapat lebih murah karena pengerjaan dinding dengan habel bisa lebih hemat.

Bisnis Bata Ringan

Proses Pembuatan Bata Ringan

Produksi bata ringan tidak seperti batu bata biasa yang masih bisa dibuat dengan peralatan manual atau tradisional melainkan membutuhkan beberapa mesin untuk membuatnya.

Sedikit mengulas mengenai proses pembuatannya…

Bata ringan yang saat ini beredar dipasaran terdapat dua jenis yang berbeda, pertama bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete) dan satu lagi adalah bata ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete).

Keduanya memiliki sistim pembuatan yang berbeda, secara garis besar perbedaannya ada pada sistim pengeringan dimana bata ringan AAC dikeringkan menggunakan oven Autoclaved sedangkan bata ringan CLC dikeringkan secara alami.


Untuk industri kecil menengah kebanyakan produsen bata ringan menggunakan sistim CLC dikarenakan untuk prosesnya yang lebih mudah serta biaya pengadaan mesin yang lebih terjangkau.

Diantara mesin yang dibutuhkan adalah Foam Generator yang digunakan untuk menghasilkan micro buble sebagai bahan campuran adonan bata ringan, Mixer Concrete atau mesin pengaduk, dan juga Cetakan Besi untuk mencetak bata ringan.

Sedangkan untuk bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan bata ringan sistim CLC ini adalah semen, pasir, air dan foam agent yang berfungsi untuk pengembang bata ringan. Dipasaran harga jual bata ringan saat ini berkisar antara 500 hingga 700 ribu rupiah per M3.

Baca Juga Cara Membuat Batako Dengan Sistim Manual

Analisa Bisnis Bata Ringan

Dengan adanya produk baru ini, bisnis bata ringan mulai jadi sasaran para calon pengusaha untuk meraup keuntungan. Permintaan yang terus meningkat membuat prospek bisnis ini akan semakin cerah kedepan. Tidak hanya untuk pasar kota-kota besar, saat ini rumah-rumah yang dibangun di daerah pun sudah semakin banyak yang mencoba menggunakannya.

Peluang untuk menjalankan usaha pembuatan bata ringan saat ini masih sangat potensial. Selain pelaku usahanya yang masih belum banyak bertebaran, pembuatan serta bahan bakunya pun dapat ditemukan dimana-mana.

Kisaran modal yang dibutuhkan untuk pengadaan mesin dimulai sekitar 50 hingga 150 jutaan, tergantung kualitas mesin yang dipilih. Saat ini telah cukup banyak perakit mesin untuk pembuatan bata ringan yang dapat kita temui, tak hanya itu umumnya mereka pun melengkapi penjualan mesin beserta pelatihan pembuatan bata ringan hingga pembeli mahir membuatnya sendiri.

Sebagai target pemasaran, umumnya konsumen yang membutuhkan bata ringan selain datang dari konsumen perorangan tidak sedikit juga datang dari para kontraktor atau pengembang perumahan, perkantoran dan juga toko-toko bahan bangunan.