Beberapa Kesalahan Dalam Memasarkan Produk

Pemasaran produk adalah salah satu langkah yang menentukan dalam bisnis yang kita jalankan, sebagus apapun menejemen bisnis yang sudah kita bangun tidak akan sukses tanpa pemasaran yang baik. Sedangkan untuk dapat memasarkan produk dengan baik akan di perlukan komunikasi yang baik pula dengan para pelanggan, tanpa memiliki keahlian komunikasi yang baik pada tim marketing kita, sebagus apapun produk yang kita jual, akan sulit untuk bisa menembus pasar.

Berarti dalam hal strategi marketing atau pemasaran ini, yang paling penting harus di kuasai oleh tim pemasaran bisnis kita adalah komunikasi. Namun masih banyak pelaku bisnis yang kurang memperhatikan hal ini, sehingga mereka selalu kesulitan dalam hal pemasaran.

Berikut ini beberapa diantaranya kesalahan yang sering terjadi pada saat memasarkan produk kepada pelanggan :

1. Salah Sasaran

Target konsumen yang sesuai dengan produk yang kita jual haruslah benar-benar tepat sasaran. Jika tidak, produk yang kita tawarkan kepada calon pelanggan tersebut tidak akan mereka butuhkan, sehingga akan sulit untuk mendapatkan pelanggan.

Kesalahan sasaran konsumen itu bisa beragam, bisa karena target kalangan yang di bidik kurang tepat, misalnya barang berkelas yang berharga tinggi namun di tawarkan kepada konsumen kelas menengah kebawah. Atau salah target segmen yang di pilih, misalnya produk yang di perlukan di daerah pedesaaan namun di tawarkan kepada penduduk perkotaan, dan lain sebagainya.

Maka solusinya adalah, kita harus pandai melakukan riset pasar. Lokasi, kalangan atau segmen mana yang paling tepat untuk menjadi target pemasaran kita. Bahkan kelas perusahaan besar berani melibatkan ahli riset pasar hanya untuk memastikan hal ini, dan mereka bisa menghabiskan waktu yang panjang untuk dapat benar-benar mendapatkan hasil riset yang tepat.

kesalahan dalam pemasaran produk

Baca juga beberapa prilaku konsumen yang harus kita pahami

2. Waktu Kurang Tepat

Artinya waktu kita memasarkan produk kepada konsumen tidak pada saat yang tepat, sehingga pemasaran yang dilakukan seperti ini akan serta-merta di tolak konsumen. Pada dasarnya setiap produk ataupun jasa memiliki moment tertentu saat benar-benar di butuhkan konsumen, maka kita harus jeli melihat peluang ini.

Jika produk yang di tawarkan benar-benar pada saat moment di butuhkan, maka kemungkinan besar tidak kita tidak akan kesulitan dalam hal pemasaran, contoh kecil misalnya, memasarkan jas hujan pada saat musim penghujan tiba.

3. Tidak Dapat Meyakinkan Konsumen

Biasanya terjadi pada bidang usaha yang baru saja di rintis, sebabnya produk atau jasa yang di tawarkan pastinya belum mendapatkan tingkat kepercayaan di pasaran. Maka yang sering terjadi konsumen akan mengabaikan produk yang di tawarkan tersebut.

Jika memungkinkan langkah terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan memberikan test produk kepada konsumen sebagai bukti produk kita benar-benar memiliki kualitas. Namun jika langkah ini sulit untuk di lakukan, jalan lainnya adalah dengan menyertakan data-data statistik yang dapat memperkuat penawaran kita. Misalnya berupa testimoni dari beberapa pelanggan, rekan kerja, dan lain sebagainya.

Baca juga cara sukses memulai usaha baru

4. Tidak Memberikan Solusi

Seringkali dalam berkomunikasi dengan pelanggan pada saat memasarkan produk, kita hanya berfokus kepada kelebihan pada produk atau jasa yang dimiliki. Sedangkan keuntungan bagi konsumen tersebut sering terabaikan, akibatnya mereka kurang tertarik dengan produk yang di tawarkan karena tidak mendapatkan solusi yang mereka butuhkan.

5. Porsi Komunikasi Yang Pas

Terlalu berlebihan pada saat berkomunikasi dengan calon konsumen ataupun terlalu singkat pada saat menginformasikan penawaran, merupakan suatu hal yang harus di hindari.

Terlalu berlebihan akan mengakibatkan konsumen bingung tentang apa sebenarnya yang kita tawarkan, karena inti pesannya tersamarkan. Sedangkan terlalu singkat bisa berakibat konsumen belum paham pesan utama dari produk yang kita tawarkan.

Sehingga sebaiknya prosi dalam berkomunikasi dengan calon konsumen harus tepat, sehingga pesan yang kita sampaikan jelas di pahami mereka.

Baca juga artikel 7 hal yang tidak boleh dilakukan kepada pelanggan