Beberapa Faktor Yang Sering Menggagalkan Usaha Sistim Bersama

Untuk beberapa orang, membangun bisnis bersama dianggap menjadi sesuatu yang menyenangkan, juga bisa membuat bisnis bisa berjalan dengan jauh lebih optimal karena adanya lebih dari satu pemikiran dan tenaga.

Tidak hanya memiliki dampak yang baik, membangun usaha dengan sistim bersama ternyata bisa memiliki resiko yang buruk atau malah berakhir dengan kegagalan.

Agar anda tidak mengalami hal yang mengerikan tersebut, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab gagalnya usaha sistim bersama. Jika sudah mengetahui, diharapkan anda bisa menghindari atau setidaknya meminimalisir hal-hal itu. Beberapa faktor tersebut diantaranya ialah

Pengambilan Keputusan Bersama

Setiap orang tentu saja memiliki karakter yang tidak sama, hal ini juga berpengaruh dengan cara mereka melihat situasi dan mengambil keputusan pada situasi tersebut. Jika salah satu partner anda memiliki sifat terlalu memimpin dan lainnya terlalu menuruti, proses pengambilan keputusan pada awalnya akan berjalan dengan mudah.

Namun, lama kelamaan situasi akan berubah, dimana pengambilan keputusan akan berasal dari satu sisi saja, dan sisi lainnya akan merasa tidak diperhitungkan. Tidak lama kemudian, salah satu akan merasa marah dan tidak lagi ingin bekerja sama.

Memiliki Budaya dan Nilai Yang Berbeda

Budaya, nilai dan lingkungan yang ada disekitar anda, baik secara langsung ataupun tidak langsung akan sangat mempengaruhi apa saja yang anda lakukan dalam kehidupan. Mereka yang memiliki budaya dan nilai yang berbeda, biasanya akan sulit bersatu dalam membangun sebuah usaha bersama.

Itu sebabnya, banyak orang yang pada akhirnya memilih keluarga atau orang yang ada dilingkungan yang sama untuk mereka jadikan partner berbisnis. Dengan begini, akan lebih mudah bagi mereka untuk berbagi nilai dan pemikiran hingga mendapatkan ide-ide usaha baru.

Advertisement

Menganggap Diri Sendiri Menjadi Bagian Terpenting Dalam Usaha

Faktor ketiga yang bisa menyebabkan gagalnya usaha yang anda bangun dengan sistim bersama ialah, salah satu orang merasa bahwa dirinya yang menjadi bagian penting dalam bisnis tersebut, dan usaha itu tidak akan bisa berjalan dengan baik jika tidak ada dirinya.

Sifat seperti ini tentu saja akan membuat partner anda menjadi merasa tidak nyaman dan tidak dihargai keberadaannya. Terlebih ketika anda merasa bahwa adalah yang bekerja paling banyak. Biasanya, jika memiliki partner dengan mentalitas seperti ini, seseorang akan langsung memutuskan untuk tidak lagi bekerja sama.

Baca juga hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam membangun bisnis

Gaya Hidup Yang Berbeda

Perbedaan gaya hidup juga bisa menjadi penghancur alias penyebab utama berakhirnya kerja sama antara dua orang atau lebih yang sedang mendirikan sebuah usaha bersama. Bagaimana bisa? Bayangkan saja anda yang merupakan seseorang yang bijaksana dan hemat dalam menggunakan uang harus bekerja sama dengan seseorang yang boros dan hobi hura-hura.

Ketika anda berpikir menggunakan keuntungan untuk mencari lokasi baru guna memperluas pemasaran, partner anda malah memiliki keinginan untuk membeli mobil yang lebih mewah agar orang lain tahu bahwa usaha anda sedang berjalan dengan baik.

Tidak Saling Mempercayai

Dalam hubungan apapun yang sedang anda jalani, kepercayaan antara satu sama lain menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan dalam hubungan tersebut, apalagi dalam urusan bisnis, dimana banyak hal sensitif seperti uang yang harus anda bagi dengan partner anda.

Itu sebabnya, jika tidak ada kepercayaan diantara kedua atau lebih orang yang bekerja sama ini, maka tidak heran jika tidak lama lagi usaha dengan sistim bersama ini akan berakhir.

Baca juga artikel 5 faktor yang harus dipersiapkan sebelum mencari seorang mitra bisnis