Bagaimana Bertahan dan Bangkit Ketika Gagal dalam Bisnis

Kegagalan dalam berbisnis merupakan hal yang biasa. Bahkan, beberapa pebisnis memiliki prinsip bahwa pebisnis yang tidak pernah dan tidak mau merasakan kegagalan justru tidak akan tahu seberapa besar ia telah sukses. Seringkali kegagalan menjadi suatu ukuran suatu usaha. Oleh sebab itulah banyak pengusaha justru telah mempersiapkan diri untuk menghadapi kegagalan.

Untuk bertahan dan bangkit ketika gagal dalam bisnis dibutuhkan beberapa strategi khusus. Dan berikut ini adalah beberapa tips bangkit dari kegagalan.

Memiliki Mental Pebisnis yang Tangguh

Mental adalah dasar utama dalam berbisnis. Jika seorang pebisnis memiliki mental baja tentu ia akan mampu bertahan dalam kondisi seperti apapun. Mental positif yang dimiliki pebisnis seringkali menjadi cermin bagi pribadinya sendiri.

Misalnya, mental pantang menyerah. Mental positif pantang menyerah tentu akan menganggap kegagalan merupakan suatu yang lumrah dan biasa. Jika anda menjadi pebisnis tentu mental ini wajib untuk dimiliki. Tujuannya adalah agar anda tidak cepat rapuh dan mudah menyerah ketika gagal. Dan ketika anda gagal maka anda pun akan bangkit dan berjuang kembali.

bertahan dalam usaha

Mental pengusaha yang tangguh juga akan menganggap bahwa kegagalan merupakan salah satu proses pembelajaran. Meskipun kegagalan terus menimpa anda namun sebagai bayarannya maka anda akan mendapatkan banyak pelajaran berharga dari proses tersebut.

Advertisement

Baca juga artikel Motivasi Untuk Sukses Pengusaha Muda Indonesia

Tidak Mengambil Risiko Bisnis

Setiap bisnis tentu mengandung risiko tertentu. Dan setiap risiko bisa dipastikan akan berdampak pada perkembangan bisnis anda. Risiko setiap bisnis pun hendaknya diketahui sebelum anda terjun berbisnis. Tujuannya adalah agar risiko yang anda hadapi tidak membawa bisnis anda dalam keterpurukan.

Contoh sederhananya, ketika anda melihat peluang bisnis makanan ringan dengan mengambil tempat di tepi jalan mungkin anda tergiur dengan banyaknya orang yang melintas. Awalnya anda berpikir bahwa berjualan di tepi jalan akan membawa keuntungan berlipat. Namun, tempat berjualan di pinggir jalan sebenarnya lebih berisiko. Bisa jadi ketika dalam perjalanan bisnis anda digusur atau lebih berbahaya karena banyaknya kendaraan yang melintas. Sehingga orang pun tidak memilih toko anda.

Risiko dari berjualan di tempat demikian adalah ada kemungkinan anda akan digusur atau bahkan orang kurang mempercayai jualan anda. Solusinya ialah akan lebih baik jika anda memilih tempat yang lebih strategis dan aman. Bahkan jika perlu anda lebih mengutamakan keamanan dan kenyamanan pelanggan daripada sekedar untung tapi sesaat.

Baca juga artikel Beberapa Kesalahan Pemula Saat Menjalankan Usaha