Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah dengan Omset Menggiurkan

Jahe termasuk salah satu jenis tanaman rempah – rempah yang sangat dibutuhkan. Di Indonesia, jahe termasuk tanaman yang potensial dan komersial. Jahe dapat dimanfaatkan untuk banyak hal. Jahe dapat dimanfaatkan untuk bahan penghangat tubuh yang dijadikan minuman tradisional, dijadikan bahan herbal obat – obatan dan dapat dijadikan pula sebagai pelengkap bumbu masakan.

Jahe sendiri jenisnya beraneka ragam. Ada jenis jahe gajah atau badak, jahe putih atau kuning dan jahe merah. Dari ketiga jenis jahe tersebut, jika kita bandingkan maka jahe merah merupakan jenis jahe yang paling banyak diincar orang.

Jahe merah menjadi incaran banyak orang karena jahe merah ini memiliki banyak kelebihan. Salah satu kelebihan dari jahe merah adalah memiliki kandungan minyak atsiri yang berpotensi baik bagi kesehatan dan kecantikan. Sekarang ini, permintaan pasar terhadap jahe merah sangat tinggi karena itu membudidayakan jahe merah dapat menjadi peluang bisnis yang potensi kesuksesannya besar.

budidaya jahe merah

Nah, bagi anda yang berkehendak untuk melakukan usaha budidaya jahe merah, yuk kita pelajari dulu analisa usaha budidaya jahe merah! Simak ya uraiannya di bawah ini!

Analisa Usaha Jahe Merah

Modal Awal

Termasuk usaha pertanian budidaya jahe merah juga membutuhkan modal, walaupun memang jumlah modal yang dibutuhkan relatif sedikit. Untuk melakukan usaha budidaya jahe merah ini, modal yang kita butuhkan sekitar 1 juta rupiah. Bahan – bahan yang kita butuhkan untuk memulai usaha budidaya jahe merah ini diantaranya polybag, bibit jahe, pupuk, obat, alat – alat pertanian dan sebagainya.

Penanaman

Setelah semua bahan yang dibutuhkan anda siapkan, kemudian mulailah melakukan proses penanaman. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah penyemaian bibit yang berlangsung sekitar 5 atau 6 hari sampai keluar tunas. Selanjutnya memindahkan tunas ke polybag.

Kemudian setelah proses diatas selesai, kita memasuki proses perawatan tanaman jahe merah. Rawat dan sirami dengan sebaik mungkin. Jika sudah masuk umur 2 bulan, lihat apakah rimpang muncul. Jika rimpang muncul kemudian timbun dengan campuran tanah dan bogashi. Lakukan sampai dengan jahe merah siap panen sekitar 8 atau 10 bulan.

Perkiraan Omset Jahe Merah

Dari 1 polybag/sak karung jahe merah dapat menghasilkan sekitar 20 kg jahe merah bahkan lebih. Itu artinya, jika kita menanam jahe merah sebanyak 20 sak karung, maka anda bisa mendapatkan 400 kg setiap panen. Jika harga perkilonya 25 ribu maka keuntungan yang anda dapatkan sekitar 10 juta rupiah. Sangat menggiurkan bukan?

Demikian sedikit informasi yang dapat kami uraikan sehubungan dengan Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah dengan Omset Menggiurkan. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan sekaligus informasi anda. Selamat berwirausaha!.

Baca juga potensi pasar usaha budidaya jagung