Analisa Peluang Usaha Jualan Perabotan Rumah Tangga

Aneka perabotan rumah tangga menjadi salah satu produk kebutuhan yang cukup di cari masyarakat sebagai alat untuk mengerjakan berbagai aktivitas kegiatan rumahan sehari-hari. Ragam kegiatan tersebut sangat beraneka jenisnya, sehingga membutuhkan juga alat-alat perabotan yang banyak rupanya. Dari mulai bersih-bersih hingga memasak tidak bisa lepas dari penggunaan alat-alat ini.

Peralatan rumah tangga seperti ember, sapu, lap, piring, gelas, tempat sampah, kemoceng, dan tentunya masih sangat banyak lagi yang lainnya, menjadi produk yang sifatnya wajib di miliki setiap rumah. Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk yang ada hingga sekarang ini, juga memicu meningkatnya permintaan terhadap aneka produk tersebut.

Maka tidak mengherankan jika toko-toko yang berjualan peralatan rumah tangga kebanyakan bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama, bahkan banyak diantaranya yang merupakan bisnis turun temurun yang terus di lanjutkan oleh sanak keluarganya.

Untuk itu usaha ini patutlah menjadi pilihan bagi kita yang sedang mencari sebuah bisnis yang menjanjikan. Meski begitu tentu harus di jalankan dengan kerja keras dan ketekunan untuk bisa berjalan terus dan menguntungan, pasalnya seiring waktu terus juga bermunculan para pelaku usaha di bidang ini. Belum lagi gempuran dari swalayan-swalayan dan mini market yang juga menyediakan aneka perabotan ini, sehingga seiring waktu persaingannya pun akan semakin ketat terjadi.

usaha jualan perabotan rumah tangga

Analisa Usaha

Sebelum memulai usaha ada baiknya kita analisa terlebih dahulu dengan lebih lanjut mengenai seluk beluk berbisnis perabotan rumah tangga ini. Karena saking banyak macam dari produk ini, umumnya pada bisnis yang sudah berjalan terbagi kedalam beberapa kategori, misalnya saja toko perabotan yang khusus menyediakan peralatan plastik, ada juga toko yang menyediakan perabotan pecah belah semacam piring, gelas dan sebagainya, dan ada yang menjajakan aneka peralatan keperluan memasak dan lain sebagainya, dan di luar itu, tidak jarang juga ada toko perabotan yang menyediakan semua macam peralatan secara campuran.

Advertisement

Jika di perhatikan, terdapat kelebihan dan kekurangan pada jenis toko perabotan tersebut. Biasanya pada toko yang menyediakan satu kategori secara khusus, misalnya barang pecah belah, terdapat lebih banyak pilihan dari aneka model, merk serta rentang harga, dengan begitu konsumen bisa memilih mana yang sesuai dengan keperluannya. Namun kekurangannya karena tidak menyediakan kategori perabotan lain, misalnya perabotan plastik, toko tersebut menjadi kehilangan peluang mendapat keuntungan dari konsumen yang membutuhkannya.

Sedangkan untuk toko perabotan yang menjajakan secara campuran, di satu sisi konsumen menjadi terpenuhi segala keperluannya, namun di sisi lain pilihan untuk satu jenis produknya menjadi lebih terbatas.

Dengan adanya hal tersebut, untuk memulai usaha ini maka kita harus tentukan pilihan terlebih dahulu jenis toko perabotan yang akan di bangun. Hendaknya di sesuaikan dengan pengalaman, minat dan juga ketersediaan modal yang di miliki. Dan jangan lupakan juga target konsumen, cari poduk yang paling di perlukan masyarakat sekitar lokasi usaha. Tidak kalah penting juga harus kita perhartikan persaingan di sekitar kawasan lokasi kita berjualan, hendaknya jangan menjajakan produk yang sudah terlalu banyak penjualnya.

Baca juga artikel peluang usaha toko elektronik yang kian menarik

Strategi Berbisnis Peralatan Rumah Tangga

Seperti usaha-usaha lain, dalam bisnis ini kurang lebih strategi yang harus kita lakukan hampir sama. Tahap penentuan lokasi usaha menjadi kunci suksesnya bisnis ini, pilih lokasi strategis seperti di daerah padat penduduk, di dalam pasar tradisional, dan lain sebagainya. Selanjutnya setelah toko berjalan, perlu kita upayakan pelayanan yang maksimal kepada setiap konsumen agar mereka puas berbelanja di tampat anda sehingga berlanjut menjadi pelanggan tetap.

Baca juga memilih lokasi usaha yang strategis

Strategi lainnya, ada juga beberap pelaku usaha yang menjajakan perabotan ini dengan tanpa memiliki toko tempat usaha. Cara yang di lakukan adalah dengan berjualan sistim keliling antar satu wilayah penduduk ke wilayah lainnya, bisanya sarana yang di gunakan berupa alat transportasi dari mulai mobil roda empat, motor, hingga gerobak dorong alakadarnya.