Analisa Modal Usaha Barbershop

Tengah menjadi trend usaha barbershop banyak didirikan di berbagai tempat, tidak hanya di wilayah perkotaan yang sudah pasti target konsumennya berjumlah banyak, di daerah-daerah pun tidak sedikit bermunculan para pelakunya.

Karena tentunya kebutuhan akan potong rambut diperlukan siapa saja, dan hampir tidak mungkin bisa dilakukan tanpa adanya jasa sang pemangkas rambut ini. Apalagi keterampilan untuk memotong rambut juga tidak umum dimiliki siapa saja serta membutuhkan pengalaman yang matang untuk melakukannya.

Maka sudah pasti tidak perlu diragukan, pangsa pasar bisnis ini sangatlah tersedia cukup besar.

Meski begitu, karakter konsumen di bidang ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kepuasan atas layanan yang diberikan. Artinya, konsumen rata-rata hanya akan mendatangi barbershop yang pelayanannya cocok menurutnya, baik berdasar atas pengalamannya sendiri ataupun mendengan dari konsumen lain.

Maka dari itu, rata-rata usaha barbershop yang sudah berjalan, akan memiliki pelanggannya masing-masing.

Analisa Modal Usaha Barbershop

Rincian Perkiraan Modal Usaha Barbershop

Berbicara masalah modal usaha barbershop, karena yang tengah populer sekarang ini adalah barbershop dengan gaya yang modern dengan segmen anak muda hingga orang dewasa. Maka modal untuk mendirikannya pun terbilang cukup memakan biaya.

Alokasi dana paling besar pastinya adalah untuk persiapan tempat usaha yang membutuhkan konsep kekinian. Begitupun peralatan didalamnya, dari mulai furniture, ornamen dan dekorasi ruangan, kursi pangkas rambut, serta alat-alat pendukung lain juga akan menelan biaya modal yang besar.

Jika dirincikan untuk sebagaian peralatan utamanya saja, sebagai berikut :

Kursi Pangkas Rambut

Kursi khusus barbershop dalam kondisi baru, harganya dikisaran 5 sampai 10 jutaan. Ini untuk jenis paling mahal, karena memiliki sistim hidrolik untuk mengatur ketinggian. Sedangkan untuk kursi barber non hidrolik, harganya bisa lebih murah yaitu dikisaran 3 sampai 5 jutaan rupiah.

Kaca Cermin Barbershop

Biasanya kaca cermin yang digunakan di tempat barbershop sekaligus beserta lemari yang akan dipergunakan untuk menyimpan aneka peralatan pangkas rambut. Tidak ada patokan harga pastinya karena tergantung desain serta bahan yang dipergunakannya. Jika di perkirakan harganya berada di kisaran 500 ribu hingga 2 jutaan rupiah, tergantung kualitasnya.

Peralatan Mencukur

Sangat beragam tentunya peralatan yang diperlukan untuk mencukur, jumlahnya bisa saja mencapai puluhan item. Diantaranya seperti Clipper atau mesin potong rambut, gunting pun bisa diperlukan beberapa macam, seperti gunting Trixie, guntung penipis, gunting kumis, dan sebagainya.

Selain itu diperlukan juga pisau lipat, aneka macam sisir, kuas pembersih, botol semprot, sikat, jepit, handuk, kap penutup dan masih banyak lagi peralatan lainnya.

Harganya tidak mungkin kami rincikan satu persatu, namun hasil dari temuan kami dipasaran banyak penyedia yang menawarkan sisitim paket untuk peralatan ini, kisaran harganya mulai 1 juta hingga 5 jutaan. Tentunya tergantung merk dan kualitasnya masing-masing.

Sekali lagi, rincian diatas terbatas hanya untuk beberapa modal pengadaan alat-alat utama dari bisnis barbershop. Selain itu, kita pun harus mempersiapkan modal untuk pengadaan tempat yang bisa didapat dengan cara mengontrak ataupun memiliki tempat pribadi.

Ditambah lagi biaya yang diperlukan untuk mendekorasi tempat tersebut baik ekterior atau interior sesuai konsep yang diinginkan.

Baca juga artikel :

Tips Menjalankan Usaha Barbershop

Karena potong rambut ini selain merupakan kebutuhan juga terpengaruh oleh gaya atau style yang diinginkan oleh pelanggan, maka memberikan pelayanan terbaik saja tidak cukup.

Pemotong rambut juga perlu peka terhadap trend gaya rambut yang sedang populer dan up to date. Serta dituntut harus bisa mengikuti keinginan model rambut yang dikendaki pelanggan.

Oleh karenanya keterampilan memangkas rambut harus dikuasai dengan benar-benar maksimal selain dari persiapan modal usaha barbershop. Pelanggan yang puas dengan hasil kerja kita, akan berpotensi terus menjadi pelanggan tetap yang loyal. Selain itu, mereka juga akan bisa menarik pelanggan lainnya.