Agar Usaha Berkembang Sepanjang Zaman

agar usaha bertahan sepanjang zaman

Banyak perusahaan baru yang ambruk sebelum memasuki usai 10 tahun, menurut survey pada perusahan kecil dan menengah yang baru didirikan dan mulai bertumbuh hanya 10% dari perusahaan itu yang mampu bertahan lebih dari 5 tahun pertama. Suatu usia yang sangat dini bagi suatu perusahaan.Kebanyakan perusahaan yang tidak dapat bertahan lama adalah mereka yang cenderung melupakan bahwa sebuah perusahaan seharusnya organisasi komunitas manusia mereka terlalu terfokus pada atkivitas produksi serta menyediakan jasa, terlalu memusatkan pemikiran pada ekonomi bisnis, namun sangat kurang memperhatikan faktor diluar itu yang justru lebih penting.

Dari banyak hal yang dilakukan perusahaan-perusahaan untuk bertahan ada 4 faktor utama dapat di ambil sebagai kesimpulan nya, yang menyebabkan perusahan-perusahaan untuk waktu yang lama bahkan selamanya. Faktor-faktor itu adalah :

Kemampuan untuk fokus dan konsisten terhadap apa yang di kerjakan dan di karyakan. Para pengusaha yang mampu bertahan adalah yang tidak hanya sekedar coba-coba dan kerap berpindah dari satu jenis usaha ke usaha yang lain. Para pengusaha yang konsisten akan lebih mudah mendapat identitas diri dari usahanya, sehingga branding development yang di upayakan akan berhasil.

Kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri ketika melakukan ekspansi usaha dan bekerja sama dengan pihak lain. para pengusaha yang mampu bertahan adalah meraka yang sangat paham berbaur dengan lingkungan setempat dan membangun jaringan dari yang paling sederhana. terutama ketika mereka melakukan perluasan cakupan wilayah usaha hingga ke daerah lain. Hanya dengan membangun silaturahmi dengan baik sebuah usaha kecil akan dapat berkembang dengan baik dan bertahan karena memiliki jaringan yang kuat.

Kemampuan untuk melakukan penghematan dan mengefektifkan dana secara tepat dan hati-hati sehingga dana yang di manfaatkan untuk berkembang benar-benar optimal. seorang pengusaha dapat bertahan tidak pernah melakukan pemborosan, selalu mencari cara dan solusi pembiayaan yang berbiaya paling rendah, atau bahkan tidak berbiaya sama sekali.

Kemampuan untuk selaras terhadap lingkungan, baik terhadap lingkungan alam ataupun terhadap kemanusiaan di sekitar nya. Sehingga perusahan tersebut lebih di terima oleh masyarakat sehingga jika ada permasalahan dapat di tangani dengan baik dari pada perusahaan mengganggu ketrentaman masyarakat sekitar nya.