9 Bekal Penting Ini Harus Kamu Kuasai Sebelum Memulai Bisnis Startup !

Startup ? Kamu pernah mendengar kata “startup” ? Sebenarnya apa sih startup itu ? Mungkin artikel ini akan sedikit memberi informasi biar kamu nggak penasaran terus dengan kata “startup” yang lagi happening dan dibicarakan banyak orang.

Yah, startup memang sedang digilai banyak pengusaha yang dengan modal nekat merintis perusahaan dan dengan sekuat tenaga mengembangkannya. Perusahaan startup memang rentan untuk gagal alias kemungkinan suksesnya kecil, namun di situlah letak tantangannya.

Cocok banget dengan pribadi pengusaha yang menyukai tantangan dan hal-hal yang baru. Kreasi dan inovasi sangat berperan penting dalam mendirikan perusahaan startup. Selain itu tak lupa juga kegigihan dari perintis yang tahan banting dan nggak mudah menyerah.

Kamu pengen ikutan nyobain bisnis startup ? Nih, ada beberapa cara memulai bisnis startup yang bisa kamu gunakan sebagai acuan sebelum terjun langsung kedalamnya :

Perusahaan dot-com, Awal Startup-mu.

Memang sih kalau kamu lihat ke akar inti definisi awal, perusahaan startup adalah segala perusahaan yang baru berdiri dan sedang berkembang. Tapi dari jaman dulu banget, perusahaan startup rata-rata digawangi oleh perusahaan-perusahaan dot-com yang marak seiring berkembangnya internet, web dan didukung oleh banyaknya pengguna internet.

Yah, perusahaan startup yang biasanya kamu temukan kebanyakan dan hampir semuanya bergerak dalam bidang teknologi. Produk yang dihasilkan juga berupa aplikasi dalam bentuk digital dan dijalankan melalui website.

Apalagi di Indonesia, pengguna internet kan banyak tuh, aksesnya juga mudah, hanya berbekal smartphone dan tablet sudah bisa online sepuasnya. Makanya, kalau kamu membuat website yang menarik dijamin website kamu akan mendatangkan banyak traffic dan inilah awal mula perusahaan startup kamu.

Beberapa contoh situs sukses yang berdiri di Indonesia antara lain Kaskus, Blibli, Detik, Urbanesia, Ngomik, Tokopedia, Bukalapak dan Go-Jek.

Startup Game, Berusahalah Menjadi Pencipta !

Kamu yang biasanya sering main game via online atau via mobile, jangan cuma jadi penguna dong, kini giliran kamu yang berperan sebagai penciptanya. Apalagi dengan adanya media sosial yang menjamur dan kepemilikan smartphone yang hampir semua orang punya, menjadikan pasar untuk game semakin terbuka lebar.

Rata-rata pengguna gadget canggih itu anak-anak dan sebagian besar anak-anak suka main game. Nggak cuma anak-anak, ngaku deh kalau kamu sedang bosan pasti game pada smartphone kamu jadi pelampiasannya.
Kalau kamu bisa menciptakan game yang mudah dimainkan, menarik dan bikin ketagihan maininnya, dijamin deh startup game kamu bakal sukses di pasaran.

Startup Bidang Edukasi dan Perdagangan.

Startup aplikasi edukasi juga bagus untuk dikembangkan. Penggunanya banyak sehingga kamu nggak perlu khawatir sama pasarnya nanti. Selain itu pembuatan aplikasi edukasi cukup mudah, jadi kamu nggak akan kesusahan dalam pengembangannya.

Kalau kamu nggak ahli dalam dunia edukasi, bisa deh kamu coba startup di bidang perdagangan seperti e-commerce yang sedang ramai dilakoni saat ini. Kamu bisa mulai dengan membuat aplikasi atau website yang bergerak pada bidang jual beli barang dan jasa.

Apalagi kan banyak tuh orang sibuk jaman sekarang yang suka berbelanja via online. Kamu bisa deh menggaet banyak pembeli dari usaha kamu itu.

Startup Bidang Informasi.

Kalau kamu tertarik dengan startup informsi atau berita, hal yang paling penting untuk kamu perhatikan adalah informasi yang kamu berikan harus akurat dan up to date. Jangan coba-coba memasukkan berita yang nggak benar dan kadaluwarsa ya.

Informasi yang menarik dan enak dibaca serta memberikan bermanfaat bagi pembaca bisa mendatangkan banyak traffic. Apalagi jika informasi atau berita tersebut adalah sesuatu yang sedang hangat dibicarakan publik sehingga banyak yang akan mencarinya. Kalau begini ceritanya, bisnis startup kamu bakal berkembang pesat.

Gunakan Otak Kreatif Kamu

Syarat yang paling, paling dan paling penting dalam bisnis startup adalah kreativitas kamu yang mendatangkan inovasi. Sesuatu yang baru dan merupakan suatu gebrakan. Kamu sebagai founder harus bisa memutar otak mencari ide-ide cemerlang nan gemilang untuk menentukan startup yang kira-kira akan diminati banyak orang. Kalau startup kamu keren dan banyak peminatnya, secara tidak langsung kamu sudah mengundang investor untuk mendanai startup kamu loh. Nah, ayo, jangan malas menggali otak kanan kamu !

Semangat Pantang Menyerah

Semangat juga kamu butuhkan dalam merintis sebuah bisnis kecil kamu. Gimana enggak, startup kan bisnis yang baru dan masih dalam tahap pengembangan, jadi resiko kegagalan akan selalu membayangi kamu.
Kalau kamu menyerah duluan, ya startup kamu nggak akan jalan. Jadi, kamu harus punya semangat pantang menyerah untuk bisa mengepakkan sayap startup yang kamu rintis biar bisa dapat pasar yang tepat.

Baca juga 3 penyebab berkurangnya semangat menjalankan usaha

Gagal Itu Sukses Yang Tertunda.

Kamu tahu ? Nggak sedikit startup yang “gagal” alias lumayan banyak. Jadi kamu jangan keburu stress yah. Jadikan kegagalan kamu sebagai pembelajaran bagi kamu untuk memulai startup yang baru lagi tentunya.
Namanya juga berusaha mencoba, jadi gagal merupakan hal yang wajar terjadi. Hanya saja bagaimana kamu menyikapi kegagalan kamu ini.

Baca juga kenali penyebab kegagalan bisnis anda

Tim yang Solid Kunci Sukses Bisnis Startup.

Kalau kamu mau persentase kesuksesan startup kamu besar, kamu harus menciptakan sebuah tim yang solid sehingga startup kamu mampu berdiri dengan kokoh. Biasanya tim yang memiliki hubungan yang erat, chemistry yang baik dan komunikasi yang efektif bisa mendatangkan banyak pendapat dan ide kreatif.
Kalau kamu berada pada tim yang seperti ini, maka diskusi akan berjalan dengan baik dan akhirnya akan didapatkan hasil berupa terobosan yang bagus dan terbaik. Kalau sudah begini, pasti nggak sulit mencari investor dan menarik minat masyarakat luas.

Nggak Usah Takut Sendirian, Banyak Komunitas Founder Startup Yang Jadi Teman.

Di Indonesia sendiri, sebenarnya ada lho komunitas founder startup. Jadi kamu nggak usah takut sendirin, banyak teman kok. Kamu bisa sharing pengalaman kamu, selain itu kamu juga bisa belajar banyak dari pengalaman dari anggota komunitas lainnya.

Kalau kamu sebagai pemula dan ada hal yang nggak kamu ngerti, jangan sungkan untuk meminta bimbingan kepada senior kamu di komunitas founder startup yang kamu ikuti. Kegiatan ini hitung-hitung sebagai pembelajaran dan menambah link tentunya.

Kalau kamu beruntung, kamu bisa mendapatkan investor dari komunitas yang kamu ikuti. Bahkan kamu bisa mengikuti kompetisi yang diadakan beberapa perusahaan untuk menjadi investor pada perusahaan tersebut. Entah kenapa setiap berbicara tentang startup, otak pasti lari kepada hal-hal berbau teknologi dan internet. Ya karena memang wilayah operasi startup kebanyakan pada bidang teknologi.

Semua perusahaan startup dipastikan memiliki website, meskipun produknya dalam bentuk barang yang nyata atau jasa melalui aplikasi tetapi perusahaan tersebut pasti memiliki situs resminya. Kalau kamu berniat membuka startup, hal yang paling penting adalah kamu harus kreatif menciptakan produk atau jasa yang akan laku di pasaran.

Semoga artikel di atas bisa menjadi dorongan buat kamu yang berniat mencari cara untuk memulai bisnis startup.

Baca juga artikel 7 tips membangun startup sukses